Ternyata Laskar FPI Ditembak Mati Saat Coba Rebut Senpi Polisi, Argo Yuwono: 'Daripada Kita Didahului'

Ternyata Laskar FPI Ditembak Mati Saat Coba Rebut Senpi Polisi, Argo Yuwono: 'Daripada Kita Didahului'

 

Ternyata Laskar FPI Ditembak Mati Saat Coba Rebut Senpi Polisi, Argo Yuwono: 'Daripada Kita Didahului'


Berlangsung selama empat jam, proses rekonstruksi insiden penembakan enam anggota laskar FPI di jalan Tol Jakarta-Cikampek dihadiri oleh ratusan personel kepolisian dari Polres Karawang, Polda Jabar, dan Polda Metro Jaya.


Dari hasil rekonstruksi tersebut, ternyata empat laskar FPI yang berhasil ditangkap dan dibawa polisi, sempat melakukan perlawanan di dalam mobil dan terpaksa polisi pun melakukan tindakan tegas dan terukur dengan menembak mereka.


Terdapat 53 adegan rekonstruksi terkait insiden tersebut yang dimulai pukul 00.35 hingga sekitar 4.30 WIB.


Setelah kegiatan rekonstruksi insiden tersebut selesai, menurut Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono, rekonstruksi dilaksanakan dengan membagi empat titik lokasi kejadian.


Lokasi kejadian pertama adalah jalan Interchange Karawang Barat dekat Bundaran Badami yang di titik pertama ini dilakukan sembilan adegan rekonstruksi.


Empat adegan dilakukan di lokasi berikutnya yaitu di jembatan Badami yang jaraknya sekitar 1 kilometer dari Gerbang Tol Karawang Barat.


Kemudian di lokasi selanjutnya yang merupakan titik ketiga dilakukan 31 adegan rekonstruksi tepatnya di rest area Kilometer 50 Jalan Tol Jakarta-Cikampek.


Dikutip Kabarmakkah.com dari ANTARA, Senin, 14 Desember 2020, terakhir atau di titik keempat lokasi kejadian, di Kilometer 51 Jalan Tol Jakarta-Cikampek, dilaksanakan sembilan adegan.


Argo Yuwono di lokasi rekonstruksi jalan Tol Jakarta-Cikampek Kilometer 50 mengatakan, rekonstruksi merupakan hasil dari berita acara pemeriksaan, petunjuk, dan olah tempat kejadian perkara (TKP).


Menurut Argo Yuwono, rekonstruksi digelar pada dini hari karena menyesuaikan dengan rangkaian peristiwanya yang terjadi pada 7 Desember pukul 00.30 WIB.


Ia mengatakan, sesuai dengan adegan yang dilakukan dalam rekonstruksi, sejak di titik pertama lokasi kejadian petugas sudah dihadang dan mendapat serangan dari kelompok FPI.


Petugas berusaha membela diri, namun mereka terus menyerang hingga akhirnya terjadi baku tembak seperti yang terjadi dalam adegan rekonstruksi di titik kedua lokasi kejadian.


Setelah terjadi baku tembak, kelompok orang itu kabur masuk jalan Tol Jakarta-Cikampek dan akhirnya bisa dibekuk di rest area Kilometer 50 jalan Tol Jakarta-Cikampek, seperti adegan dalam rekonstruksi di titik ketiga.


Dari enam pelaku dalam satu mobil, dua orang di antaranya ternyata sudah meninggal akibat baku tembak. Sehingga polisi membawa dua orang itu terlebih dahulu untuk dibawa ke rumah sakit.


Sedangkan empat pelaku lainnya masih dalam penanganan di rest area. Setelah itu, petugas membawa empat orang tersebut ke Mapolda Metro Jaya dengan menggunakan mobil Daihatsu Xenia.


Sekitar 1 kilometer dari rest area, keempat pelaku itu justru menyerang petugas sampai berupaya merebut senjata milik petugas di dalam mobil. Karena itulah petugas menembak pelaku hingga akhirnya meninggal dunia. Kejadian itu terungkap dalam adegan-adegan di titik keempat rekonstruksi.


Argo Yuwono pun menyatakan sikap yang diambil petugas yang melakukan tindakan tegas dan terukur agar tidak menimbulkan korban dari sisi kepolisian.


"Daripada didahului (penembakan dari FPI kepada polisi), petugas melakukan tindakan tegas dan terukur," tutup Argo Yuwono.

Next article Next Post
Previous article Previous Post