Kisah Nyata Memilukan! Nenek Ini 'Dibuang' di Panti Jompo oleh 9 Anaknya

Kisah Nyata Memilukan! Nenek Ini 'Dibuang' di Panti Jompo oleh 9 Anaknya

author photo

 

Kisah Nyata Memilukan! Nenek Ini 'Dibuang' di Panti Jompo oleh 9 Anaknya


Berbakti kepada kedua orangtua merupakan amal yang paling utama. 


Oleh sebab itu, ridho Allah tergantung ridhonya orangtua. 


Anak yang berbakti kepada ayah dan ibunya merupakan anugerah terindah yang dimiliki oleh orangtua. 


Maka pantaslah jika anak yang berbakti kepada orangtua mendapatkan peluang untuk mendapatkan surga. 


Karena orangtua merupakan pintu surga terbaik. 


Rasulullah Shollallahu'alaihiwasallam bersabda: 


Orangtua adalah pintu surga yang paling baik. Kalian bisa sia-siakan pintu itu atau kalian bisa menjaganya" (HR. Tirmidzi)


Jadi sangatlah beruntung para anak yang masih punya orangtua saat ini dan masih hidup. 


Sehingga sang anak masih bisa mengabadikan hidup untuk berbakti terhadap orangtua. 


Namun, ada saja anak yang tidak memanfaatkan kesempatan itu dengan sebaik mungkin. 


Sama halnya dengan kisah yang datang dari seorang ibu bernama Suminah. 


Kisah Ibu Suminah pernah diliput melalui program acara Liputan 6 di SCTV. 


Ibu Suminah menjadi penghuni PSTW Budi Dharma, Bekasi yakni sebuah tempat panti jompo. 


Ibu Suminah pun mengukpakna perasaan seorang ibu yang 'dibuang' oleh anaknya ke panti jompo.


Padahal, ibu Suminah memiliki banyak anak, tetapi tak ada satupun yang ingin merawatnya. 


Bahkan tak ada satu pun yang ingin menengoknya. 


Sambil berurai air mata Ibu Suminah mengungkapkan perasaan sedihnya. 


Di usia senjanya, Ibu Suminah harus menghabiskan waktu di panti jompo. 


"Ada ditengokin mau, tapi anaknya kemana tinggalnya, di mana tinggalnya saya nggak tau tinggalnya di mana dia," ujarnya. 


Wanita berusia 75 tahun ini tak kuasa menahan rasa kesepiannya lantaran tak berada di samping anak-anaknya di usia sepuh. 


Layaknya ibu yang merasakan rindu akan kehadiran anak-anaknya di sampingnya. 


Meski hanya tertawa dan bercanda saat berkumpul bersama, hal itulah yang didambakan oleh seorang ibu. 


Sederhana, namun maknanya sangat luar biasa. 


Untuk berkumpul bersama harus meluangkan waktu di momen-momen tertentu. 


Apalagi jika sang anak tinggalnya berjauhan dari orangtua, orangtua mana yang tak rindu dengan anaknya? 


Dikisahkan jika 9 anaknya enggan untuk mengasuh ibu Suminah. 


"Moga-moga bisa ketemu lagi, kalo misalnya syukur ketemu lagi ya Alhamdulillah kalo ketemu, kerasalah Allah Yang Maha Kuasa biarin aja," ungkap ibu Suminah. 


Ibu Suminah menceritakan kisahnya ini masih mengenakan mukenah berwana putih. 


Matanya berbinar-binar seolah mewakili perasaannya yang amat kangen dengan anak-anaknya. 


Namun, apapun yang dilakukan oleh seorang anak, ibu tetaplah ibu. 


Ia terus mendoakan keturunannya yang terbaik dan berharap agar Kuasa Ilahi dapat membukakan pintu hati agar mereka dikunjungi dan mendapat kasih sayang walau hanya sedikit. 

Next article Next Post
Previous article Previous Post