Jutaan Banser Gelar Apel Kebangsaan, Netizen: Sebaiknya Dikerahkan ke Papua, Menumpas OPM

Jutaan Banser Gelar Apel Kebangsaan, Netizen: Sebaiknya Dikerahkan ke Papua, Menumpas OPM

 

Jutaan Banser Gelar Apel Kebangsaan, Netizen: Sebaiknya Dikerahkan ke Papua, Menumpas OPM


Barisan Ansor Serbaguna (Banser) menggelar Apel Kebangsaan untuk merespons dinamika politik belakangan ini yang berpotensi mengancam keutuhan bangsa.


Apel yang akan diikuti anggota Banser se-Pulau Jawa ini diharapkan mampu membangkitkan kembali kesadaran seluruh elemen bangsa akan pentingnya makna persatuan dan kesatuan.


Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda (GP) Ansor Yaqut Cholil Qoumas mengatakan, Apel Kebangsaan akan digelar secara virtual atau daring dengan melibatkan kader-kader Banser di seluruh Pulau Jawa, Minggu kemarin.


Menurut Yaqut, apel yang melibatkan kader inti GP Ansor tersebut sengaja digelar karena adanya perbedaan pandangan politik ataupun agama yang muncul akhir-akhir ini menyebabkan polarisasi di tengah masyarakat.


Disebutkan, jika kondisi ini tak diantisipasi sejak dini dan kurang disikapi dengan baik, maka sangat mungkin akan mengoyak tatanan persatuan bangsa.


“Apel ini untuk mengingatkan kembali kepada seluruh elemen bangsa bahwa menjaga persatuan dan kesatuan dalam perbedaan pandangan politik ataupun agama adalah satu-satunya cara yang harus dipertahankan,” kata Yaqut dalam keterangannya.


Lewat Apel Kebangsaan, kata pria yang akrab disapa Gus Yaqut itu, pihaknya juga mengingatkan kepada semua pihak bahwa dialog adalah jalan terbaik untuk menyelesaikan persoalan bangsa.


Untuk itu, lanjutnya, GP Ansor dan Banser mengimbau kepada semua pihak untuk menghindari aksi-aksi pemaksaan dan kekerasan demi kepentingan politiknya.


Terhadap kelompok-kelompok yang berupaya mengacaukan bangsa Indonesia, Gus Yaqut mengingatkan agar mereka segera menghentikan niatnya tersebut. Jika hal ini tak diindahkan, maka jutaan kader Banser siap membantu pemerintah menghadapi mereka.


“Kepada para ‘penumpang gelap’ jangan sekali-kali memaksakan kehendak. GP Ansor dan Banser akan bersama-sama TNI Polri melawan setiap bentuk upaya memecah belah persatuan dan kesatuan,” tegas Panglima Tertinggi Banser tersebut.


Meski dilaksanakan secara virtual, kegiatan ini akan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat. Sebagai inspektur upacara pada Apel Kebangsaan ini nanti adalah Sekretaris Jenderal Abdul Rochman, sedangkan Ketua Umum PP GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas akan menyampaikan orasi kebanggsaan.


Rencana Banser menggelar apel, dikomentari oleh warganet di Twitter. Bahkan Banser sempat menjadi trending topic. Perbincangan mengenai Banser hingga hari ini masih saja ada.


Salah satu warganet menyindir apel yang akan digelar itu. Mereka pun meminta Banser untuk dikerahkan ke Papua menumpas OPM.


“Sebagai garda terdepan NKRI, alangkah baiknya jika 5 juta Banser itu dikerahkan ke Papua untuk menumpas OPM. Berani?” tulis warganet.


“Kami berharap BANSER apel 5 juta anggota di Monas dong . Biar keliatan gregetnya.. dan jangan lupa FAMILYS orkes Dangdutnya,” lanjut warganet lainnya.


“Jumlah BANSER ada 5 jutaan katamya…… tapi kagak ada seekor pun yg angkat tangan dan mqju.kedepan dan teriak lantang…..KOMANDAN, SAYA MENGAJUKAN DIRI BERANGKAT KE PAPUA UNTUK BELA BERJUANG DEMI NKRI !!! ….. Ya Ndro ??!!” begitu komentar warganet.

Next article Next Post
Previous article Previous Post