Erick: Jangan Terjebak! Vaksin Cina, Arab dan Amerika Sama Baiknya

Erick: Jangan Terjebak! Vaksin Cina, Arab dan Amerika Sama Baiknya

 

Erick: Jangan Terjebak! Vaksin Cina, Arab dan Amerika Sama Baiknya


Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir menjamin vaksin Covid-19 yang akan didatangkan pemerintah nantinya memiliki kualitas yang baik.


"Jangan terjebak bahwa ini vaksin Cina, vaksin Amerika, semua vaksin yang sudah masuk data WHO dan juga masuk ke uji klinis tahap 2 semua sama baiknya," ujar Erick dalam webinar, Sabtu, 12 Desember 2020.


Berdasarkan Keputusan Menteri Kesehatan Nomor H.K.01.07/Menkes/9860/2020 vaksin yang akan digunakan untuk vaksinasi antara lain buatan Pfizer, Moderna, Sinovac, Sinopharm, AstraZeneca, dan Vaksin Merah Putih buatan Bio Farma.


Menurut Erick, dalam melakukan vaksinasi yang terpenting adalah penularan dan jumlah kematian akibat Covid-19 bisa ditekan. Dengan demikian, perekonomian Indonesia bisa bergairah kembali di 2021.


"Sesuai Keputusan Menkes kita akan pakai vaksin AS, vaksin Arab, Vaksin Cina, yang penting vaksinasi kita yakini bisa menekan penularan dan jumlah kematian. Ini yang paling penting," ujar Erick.


Sejumlah lembaga internasional telah memperkirakan ekonomi Indonesia bisa tumbuh di kisaran 5 persen pada tahun depan. Momentum itulah, kata Erick, yang hendak ditunggangi pemerintah, sehingga vaksinasi menjadi salah satu kuncinya.

  

Saat ini, pemerintah telah mengantongi 1,2 juta vaksin jadi buatan Sinovac. 


Kendati demikian, ia mengatakan vaksinasi baru bisa dilakukan setelah adanya izin penggunaan darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan, serta sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia.


"Jangan sampai seakan-akan kita kirim vaksin tidak ada koordinasi dengan BPOM dan MUI. Tidak. Sinovac sudah uji coba di bandung dan MUI terlibat. BPOM terlibat. BPOM sudah dapat bahan uji klinis 1 dan 2 sehingga vaksinnya dikirim," ujar Erick.


Selain dari hasil uji klinis di Bandung, Erick mengatakan BPOM juga akan melihat hasil uji klinis vaksin Sinovac di Basil dan engara lainnya.


Untuk tahap awal, vaksin akan diprioritaskan untuk tenaga kesehatan, TNI, Polri, dan pegawai pemerintahan.


Next article Next Post
Previous article Previous Post