Beda Pernyataan Kapolda Metro dengan Reka Ulang di Lapangan, Mana Yang Benar?

Beda Pernyataan Kapolda Metro dengan Reka Ulang di Lapangan, Mana Yang Benar?

 

Beda Pernyataan Kapolda Metro dengan Reka Ulang di Lapangan, Mana Yang Benar?


Sebanyak 58 adegan diperagakan dalam rekonstruksi penembakan 6 pengawal Habib Rizieq pada Senin kemarin (13/12). 


Ada 4 Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang didatangi petugas untuk rekonstruksi dari pukul 00.35 WIB hingga pukul 04.00 WIB.


Namun ada sejumlah perbedaan antara keterangan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran saat jumpa pers pada 7 Desember lalu, dengan hasil rekonstruksi. 


Beberapa di antaranya adalah lokasi penembakan dan kapan dan di mana penembakan terjadi sehingga pengawal Habib Rizieq dinyatakan tewas.


TKP Penembakan


Sebelum rekonstruksi, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran dalam jumpa pers mengatakan, lokasi baku tembak terjadi di KM 50 Tol Jakarta-Cikampek. 


Sebelum baku tembak, polisi sudah mengikuti rombongan Habib Rizieq dari kawasan Sentul.


Namun saat rekonstruksi polisi menyebut ada 4 TKP, yakni:


TKP 1 di Jalan Interchange Karawang tepatnya depan Novotel Karawang. Penembakan pertama kali terjadi di lokasi itu. Namun tidak ada korban jiwa.


TKP 2 di Jembatan Badami, Karawang. Di sini penembakan kembali terjadi. Dua orang pengawal Habib Rizieq terluka dan tewas.


TKP ketiga di rest area KM 50 Tol Jakarta-Cikampek. Di sana dua pelaku diketahui tewas. Empat laskar lainnya menyerah.


TKP keempat terjadi dalam mobil petugas KM 50-51.200. Di dalam mobil itu keempat pengawal Habib Rizieq ditembak polisi karena mencoba mengambil senjata petugas.


Lokasi Pertama Penembakan

        

Sebelum rekonstruksi, Irjen Fadil menyebut, mobil anggotanya dipepet mobil pengawal Habib Rizieq di KM 50 Tol Jakarta-Cikampek. 


Sementara saat rekonstruksi berlangsung, polisi menyebut petugas pertama kali diadang mobil pengawal Habib Rizieq di depan Hotel Novotel, Karawang. 


Di sana 4 pelaku turun dan merusak kendaraan petugas dengan senjata tajam.


Jumlah Pengawal Habib Rizieq saat Penembakan

        

Sebelum rekonstruksi, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran dalam jumpa pers di Polda Metro Jaya mengatakan, 6 pengawal tewas saat baku tembak dengan polisi di sekitar KM 50 Tol Jakarta-Cikampek. 


Fadil menyebut, ada 10 orang pengawal Habib Rizieq yang mengadang mobil polisi. 6 orang pengawal tewas dalam penembakan, 4 orang lagi berhasil kabur.


Sementara saat rekonstruksi polisi mengatakan, ada 2 mobil pengawal Habib Rizieq saat kejadian. 


Mobil pertama adalah Toyota Avanza, mobil kedua adalah Chevrolet. 


Polisi fokus mengejar pengawal yang ada di dalam mobil Chevrolet sehingga terjadi tembak-menembak hingga ke dalam Tol Jakarta-Cikampek.


Saat rekonstruksi, polisi tak merinci berapa total pengawal Rizieq saat penembakan terjadi.


Lokasi dan Proses Tewasnya Pengawal Habib Rizieq

        

Irjen Fadil saat jumpa pers membeberkan kronologi baku tembak antara polisi dan pengawal Rizieq. 


Saat itu ia menjelaskan kalau 6 pengawal Habib Rizieq tewas dalam baku tembak usai dipepet di KM 50 Tol Jakarta-Cikampek.


Sementara dalam rekonstruksi yang digelar dini hari tadi, dijelaskan bahwa 2 pengawal Habib Rizieq tertembak di Jembatan Badani, Karawang. Keduanya tewas di lokasi.


Sementara 4 pengawal lainnya saat itu masih hidup. Mereka diminta menyerahkan diri dan suruh masuk ke mobil petugas untuk dibawa ke Polda Metro Jaya. Tiga orang ditempatkan di bangku mobil belakang, sementara satu pengawal di bangku bagian tengah. 4 


Pengawal yang masih hidup ditembak di dalam mobil tersebut, karena pengawal ini berusaha merebut senjata petugas. Penembakan ini tepatnya terjadi di KM 50 sampai KM 51-52 Tol Jakarta-Cikampek.

Next article Next Post
Previous article Previous Post