Ternyata Ini Makanan Terakhir Pembunuh Rangga Sebelum Tewas di Tahanan

Ternyata Ini Makanan Terakhir Pembunuh Rangga Sebelum Tewas di Tahanan

author photo
Ternyata Ini Makanan Terakhir Pembunuh Rangga Sebelum Tewas di Tahanan



Tersangka pemerkosa ibu muda yang bunuh Rangga, Samsul Bahri sempat menyantap makanan sebelum tewas di tahanan Polres Langsa. 


Setelah menyantap makanan tersebut, Samsul Bahri lalu merasakan sesak hingga tak sadarkan diri. 


Samsul Bahri merupakan pemerkosa ibu muda yang bunuh Rangga di Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur pada Sabtu (10/10/2020). 


Samsul Bahri lalu ditangkap satu hari setelah kejadian. 


Sejak Minggu (11/10/2020) Samsul Bahri mendekam di sel Mapolres Langsa. 


Lalu Minggu (18/10/202009 Samsul Bahri meninggal dunia.


Satu hari sebelumnya, Samsul Bahri memang sempat dilarikan ke RSUD Langsa. 


Kasat Reskrim Polres Langsa Iptu Arief Sukmo Wibowo menuturkan saat itu Samsul Bahri mengeluh sesak napas. 


Saat diperiksa, kata Iptu Arief, kondisi Samsul Bahri normal menurut medis. 


Samsul Bahri dilakukan tindakan medis berupa cek suhu (hasil normal 36,7), cek tensi (hasil normal 107/68), cek kadar oksigen (hasil 97 persen) 


"Setelah dicek suhu, cek tensi, dan cek kadar oksigen tersangka Samsul Bahri, semuanya normal. 


Petugas medis saat itu memberikan infus selama satu malam kepada tersangka Samsul Bahri," ujar Iptu Arief.


Setelah kondisinya mulai membaik, Samsul Bahri kembali dibawa ke sel Mapolres Langsa. 


Iptu Arief mengatakan memang sejak Kamis (15/10/2020) Samsul Bahri memang jarang makan. 


Hingga pada Sabtu (17/10/2020) sekitar pukul 20.00, Samsul Bahri melahap makanan yang sudah lama berada dalam sel. 


"Tersangka Samsul Bahri ada memakan nasi yang telah lama disediakan di sel," jelasnya. 


Selang beberapa jam setelah makan, kata Iptu Arief, Samsul Bahri kembali mengeluh sesak napas. 


"Sekitar pukul 23.30 tersangka mengeluh sesak," kata Iptu Arief. 


Keluhan Samsul Bahri lalu disampaikan ke petugas piket. 


Saat akan kembali dibawa ke RSUD Langsa, Samsul Bahri sudah terbujur kaku di sel Mapolres Langsa. 


Hingga pada Minggu (18/10/2020) dini hari Samsul Bahri dinyatakan telah meninggal dunia. 


Keluarga lalu membawa Samsul Bahri ke rumah duka di Desa Alue Gadeng Kampung, Kecamatan Biren Bayeun. 


Jenazah Samsul Bahri dimakamkan di TPU Desa setempat pada pukul 10.15 WIB, Minggu (18/10/2020). 


Diketahui lokasi pemakaman Samsul Bahri sama dengan makam Rangga, bocah 9 tahun yang dihabisi Samsul Bahri saat akan memperkosa D. 


Detik-detik Rangga dibunuh pelaku 


Awalnya, terang Kasat Reskrim, pelaku Samsul Bahri masuk ke rumah korban melalui pintu depan dengan mencongkel kunci kayu menggunakan benda tajam berupa parang. 


Setelah pintu rumah korban terbuka, pelaku Samsul Bahri langsung melihat korban yang sedang tidur bersama dengan anaknya, dan langsung menghampiri dan meraba-raba korban DN yang sedang tertidur. 


Sehingga korban DN terbangun, dan melihat pelaku Samsul Bahri sudah berada di samping korban Dn tanpa menggunakan pakaian dan memegang senjata tajam berupa parang. 


Korban DN sepontan langsung membangunkan anaknya (korban Rangga) agar lari dari rumahnya itu untuk menyelamatkan diri. 


Saat korban Rangga terbangun dan melihat pelaku Samsul Bahri anak korban langsung berteriak. 


Mendengar teriakan Rangga, seketika itu pula pelaku Samsul Bahri langsung membacok korban Rangga di bagian pundak sebelah kanan. 


Selanjutnya pelaku Samsul Bahri mendorong korban DN dan kembali menebas bagian leher korban Rangga. 


Lalu kemudian menusuk pundak sebelah kiri korban Rangga dan dada DN masing-masing sebanyak 1 kali. 


Setelah memuaskan nafsu bejatnya kepada DN, pelaku kemudian mengikat ibu muda itu. 


Sementara itu, jasad Rg yang dimasukkan ke dalam karung dibawa oleh tersangka ke arah Sungai. 


Rg ditemukan tewas mengapung di Sungai, tubuhnya penuh luka bacok 


Rg ditemukan oleh Tim Gabungan Polres Langsa bersama TNI, dibantu masyarakat, BPBD Kota Langsa dan Aceh Timur, Minggu (11/10/2020) sore.


"Mayat korban ditemukan mengapung di seputaran sungai Gampong Alue Gadeng Kampung, Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur." 

Next article Next Post
Previous article Previous Post