Doa Rasulullah Untuk Memindahkan Hujan Ke Tempat Lain

Doa Rasulullah Untuk Memindahkan Hujan Ke Tempat Lain

 

Doa Rasulullah Untuk Memindahkan Hujan Ke Tempat Lain


Saat terjadi kemarau panjang di Madinah, para sahabat mendatangi Nabi Muhammad SAW agar beliau meminta kepada Allah untuk menurunkan hujan. 


Nabi pun berdoa, dan hujan pun turun, namun hujan yang turun terlewat deras. 


Ustadz Ahmad Sarwat menjelaskan, doa Nabi yang dikabulkan itu terbukti dengan turunnya hujan hingga tujuh hari tanpa henti. 


Maka atas hujan yang deras itu, Kota Madinah pun menjadi banjir.


Sehingga para sahabat mendatangi Nabi SAW sekali lagi untuk meminta beliau berdoa kepada Allah SWT mengatasi banjir itu. 


Maka Rasulullah SAW berdoa: 


اللَّهُمَّ حَوَالَيْنَا وَلاَ عَلَيْنَا، اللَّهُمَّ عَلَى الآكَامِ وَالظِّرَابِ وَبُطُونِ الأَوْدِيَةِ وَمَنَابِتِ الشَّجَرِ


“Allahumma hawaalaina wa la alaina allahumma ala-aakaami wa az-zhiraabi wa buthunil-adiyati wa manaa-bitu as-syajari.” 


Yang artinya: “Ya Allah, turunkanlah hujan di sekitar kami, bukan untuk merusak kami. Ya Allah. Turunkanlah hujan ke dataran tinggi, gunung-gunung, bukit-bukit, perut lembah, dan tempat tumbuhnya pepohonan.” Doa ini berasal dari hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Imam Muslim (Muttafaqun Alaih).


Dijelaskan, lafaz doa Nabi ini sangat menarik yang intinya meminta kepada Allah SWT agar tidak menurunkan hujan di tengah Kota Madinah, tetapi hujannya di sekitaran luar Kota Madinah saja. 


Doa yang dilafazkan nabi diatas juga cocok diamalkan saat hendak melaksanakan hajatan seperti mengadakan pesta pernikahan atau acara besar lainnya.


Caranya mudah, malam sebelum hajatan, seluruh anggota keluarga hendaknya melakukan sholat tahajud dan hajat, usai itu bacalah doa diatas sebanyak-banyaknya. Wallahu a'lam.

Next article Next Post
Previous article Previous Post