5 Jurnalis Hilang saat Meliput Demo Tolak Omnibus Law

5 Jurnalis Hilang saat Meliput Demo Tolak Omnibus Law

5 Jurnalis Hilang saat Meliput Demo Tolak Omnibus Law



Tiga mahasiswa yang tergabung sebagai jurnalis GEMA (media informasi mahasiswa) Politeknik Negeri Jakarta dikabarkan hilang saat meliput demo menolak Omnibus Law di depan Istana Negara.  


Ketiganya adalah Ajeng Putri, Dharmajati Yusuf, dan Muhammad Ahsan Zaki. 


Mereka diketahui hilang kontak sejak 11.45 WIB. Hingga kini belum ada kabar keberadaan mereka. 




View this post on Instagram

⚠️ WARNING ⚠️ Halo, Kawan GEMA. Untuk kalian yang sedang ikut aksi, kami butuh informasi. Kami kehilangan kabar dari 3 orang jurnalis GEMA dalam aksi Tolak Omnibus Law RUU Cipta Kerja 8 Oktober 2020, atas nama: 1. Ajeng Putri PNJ/TGP/PB 2. Dharmajati Yusuf PNJ/TGP/PB 3. Muhammad Ahsan Zaki PNJ/TGP Lokasi terakhir di Istana Merdeka pukul 11.45 WIB Adapun ciri - cirinya sebagai berikut: 1. Menggunakan ID Pers GEMA 2. Menggunakan parka biru dongker bertuliskan GEMA di bagian punggung 3. Menggunakan baju hitam + rompi tanpa atribut pers (Muhammad Ahsan Zaki) Bagi yang bertemu dan/atau dapat menghubungi ketiganya, diharap langsung memberi laporan kepada pihak GEMA dengan nomor di bawah ini: đź“žIndah: +62 856-9373-8020 đź“žNinda: +62 812-1035-9992

A post shared by BO GEMA PNJ (@gemagazine_pnj) on



"Setelah itu kami lost contact sama dia, tapi mereka di status WhatsApp nya masih terlihat online sampai tadi jam 3 sore kayaknya itu dia udah enggak bisa dihubungi," ucap Redaktur Pelaksana GEMA, Indah Sholihati, saat dihubungi, Kamis (8/10). 


Rekan-rekan Ajeng, Dharmajati, dan Ahsan sudah mencari posisi mereka. Namun, tetap tak bisa dihubungi. 


"Sampai sekarang belum ditemukan. Mereka bertiga liputannya barengan," ujarnya. 


Selain ketiga mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta, 2 jurnalis pers mahasiswa dari Perslima UPI juga dilaporkan hilang. Keduanya adalah Amalia Azhara dan Syarifah Nuraini. 


Sampai saat ini keduanya belum ditemukan. Rekan-rekannya masih berusaha mencari keberadaan Amalia dan Syarifah. 


"Belum ada kabar, terakhir kontak jam 11.00 WIB," kata salah satu rekan mereka, Sitin. 

Next article Next Post
Previous article Previous Post