Viral Ustadz Sebut Lagu Anak 'Balonku & Naik Ke Puncak Gunung' sebagai Propaganda Untuk Membenci Islam

Viral Ustadz Sebut Lagu Anak 'Balonku & Naik Ke Puncak Gunung' sebagai Propaganda Untuk Membenci Islam

Viral Ustadz Sebut Lagu Anak 'Balonku & Naik Ke Puncak Gunung' sebagai Propaganda Untuk Membenci Islam


Pada hari ini (13/6), warganet tengah dihebohkan dengan video viral yang menampilkan Ustadz Zainal Abidin menyebut lagu anak-anak sebagai propaganda anti-Islam.

Akun @rumailabbas membagikan potongan video itu dan kini telah disebar oleh ribuan warganet di Twitter.


Potongan video di atas berasal dari siaran berjudul Prioritas Tauhid yang disiarkan oleh Ashiiil TV di YouTube, dua tahun yang lalu.

Dalam video berdurasi sekitar dua menit itu, ustadz Zainal yang tampil sebagai penceramah awalnya mengatakan teori evolusi Charles Darwin itu salah namun dibiarkan menjadi suatu ideologi guna menjatuhkan Islam.

Lalu ia beralih menyoroti situasi di tanah air dengan mengambil contoh lagu anak-anak. "Anak-anak kecil sejak umur TK saja sudah dilatih untuk membenci Islam," katanya.

Ia kemudian mulai menyanyikan lagu Balonku Ada Lima yang diciptakan oleh Pak Kasur dan digubah oleh A.T. Mahmud.

Ia pun menilik lirik dalam lagu itu yang menyebut balon berwarna hijau meletus. Menurutnya hal itu merujuk pada agama Islam yang identik dengan warna hijau.

Lirik selanjutnya yang berbunyi "hatiku sangat kacau" ditafsirnya merujuk pada agama Islam yang "bikin kacau saja".

Ia lanjut menyoroti lagu Naik Naik ke Puncak Gunung karya Ibu Sud yang disebutnya telah secara terang-terang membenarkan agama Kristen. Ia pun menyanyikan sepenggalan lirik lagu tersebut, sambil memperagakan tanda salib.

"Naik - naik, ke puncak gunung, tinggi - tinggi sekali, kiri - kanan kulihat saja, banyak pohon cemara." Menurutnya, lirik lagu itu mengandung pesan 'kayu salib' secara tersirat.

Ia juga mengkritisi pemilihan pohon cemara dalam lirik lagu itu, karena menurutnya lebih identik pada pohon Natal melainkan pohon-pohon di Indonesia pada umumnya.

Melihat video tersebut, banyak warganet yang merespon tidak setuju dengan pernyataan sang ustadz.

Sejumlah warganet juga memilih untuk mendukung pernyataan ustadz tersebut.

"Ustad ini betul sekali. Saya pernah baca juga kalau kuda catur itu jalannya membentuk huruf L dan itu merupakan pesan tersembunyi yang artinya adalah LIBERAL.

Waallahualam." tulis akun @JoyAndreT

"Iya betul skali,memang susah kalo udah bebal bang :(" balas akun @Adhiimbukhori.

Next article Next Post
Previous article Previous Post