Siswa Yang Lakukan Pengeroyokan Pada Guru Ini Terancam Dikeluarkan Dari Sekolah

Siswa Yang Lakukan Pengeroyokan Pada Guru Ini Terancam Dikeluarkan Dari Sekolah

author photo
Siswa Yang Lakukan Pengeroyokan Pada Guru Ini Terancam Dikeluarkan Dari Sekolah
Ayah dan anak pelaku pengeroyokan guru di Makassar (Mappesona/Merdeka.com)
Siswa Yang Lakukan Pengeroyokan Pada Guru Ini Terancam Dikeluarkan Dari Sekolah

Kasus pengeroyokan dan pemukulan terhadap seorang guru bernama Dahrul memang menjadi bahan introspeksi bagi para orang tua agar tidak mudah terbawa emosi ketika mendapat laporan dari anak. Pasalnya karena hal tersebut, Af yang merupakan anak dari pelaku pemukulan sekaligus yang ikut mengeroyok sang guru terancam dikeluarkan dari sekolah.

Dilansir dari Merdeka (11/8/2016) Chaidir Madja selaku Kepala Sekolah SMKN 2 mengatakan bahwa tindakan yang dilakukan oleh ayah dan anak tersebut sudah termasuk tindak pidana.

Bersama dengan ratusan siswa, Chaidir melakukan unjuk rasa ke Polsek Tamalate guna memperkarakan tindakan Adnan dan juga Af, anaknya. Menurut mereka pemukulan oleh keduanya sungguh tidak pantas dilakukan kepada seorang guru.

Pernyataan untuk mengeluarkan siswa bermasalahan tersebut dari sekolah juga diusulkan oleh sejumlah orang tua siswa dan mendukung segala keputusan dari Kepala Sekolah.

Dari keterangan Kepala Sekolah didapat bahwa Af memang memiliki track record yang buruk di sekolah. Bahkan naiknya ia ke kelas yang lebih tinggi merupakan suatu bentuk percobaan semata.

Keterangan tentang pribadi Af juga datang dari siswa kelas 2 bernama Andi Muhammad Galib yang menyatakan bahwa Af kerap membolos dan juga merokok.

Unjuk rasa itu pun dilakukan berjalan kaki dan juga konvoi motor. Namun sebelum menuju polsek, mereka terlebih dahulu menengok sang guru, Dahrul di RS Bhayangkara yang terluka di bagian wajah karena pukulan dari ayah Af.
Baca Juga: Guru Ini Dipukuli Orang Tua Siswa Lantaran Tak Terima Anaknya Ditegur Tidak Mengerjakan PR
Semoga menjadi perhatian para orang tua untuk menyelesaikan segala permasalahan dengan bermusyawarah dan secara baik-baik.

Next article Next Post
Previous article Previous Post