Kisah Haru: Suami Istri Ini Nikah Bermaharkan Segelas Air Putih

Kisah Haru: Suami Istri Ini Nikah Bermaharkan Segelas Air Putih

author photo
Kisah Haru: Suami Istri Ini Nikah Bermaharkan Segelas Air Putih │ Jika kemarin-kemarin terdapat kisah menyedihkan dalam pernikahan sepasang suami istri dikarenakan kurangnya mahar yang diberikan pihak suami, maka kini terdapat sebuah kisah pernikahan yang sangat mengharukan dari sepasang suami istri di Kabupaten Aceh.

Pernikahan yang sederhana itu berlangsung tepatnya di Kampung Pea Jambu, Kecamatan Singkohor Aceh pada tanggal 24 Maret kemarin.

Subhaanallah, Suami Istri Ini Nikah Bermaharkan Segelas Air Putih

Dalam foto yang diunggah ke media sosial, nampak sepasang suami istri yang tengah melakukan akad nikah sambil duduk dan sang istri meminum segelas air putih. Akan tetapi air yang diminumnya ternyata bukanlah air biasa-biasa saja karena air tersebut merupakan mahar yang diberikan oleh sang suami.

Momen mengharukan ini diunggah oleh akun Facebook bernama Purwanto dengan bertuliskan, “Pernikahan Hari dan Rohani dengan mahar segelas air minum. Langsung diminum maharnya.. Semoga menjadi keluarga yang bahagia.”

Dalam mengomentari beberapa temannya, Purwanto menyebutkan bahwa sang mempelai pria merupakan pegawai honorer di Kantor Urusan Agama Singkohol.

Sebagian netizen memberikan komentar positif terhadap pernikahan tersebut dan sebagian lagi mempertanyakan tentang benar tidaknya prosesi akad nikah tersebut.

“Betul itu pak? Maharnya...” Tulis Rodli El Jundy yang masih belum percaya dengan mahar segelas air.

***

Benarlah sabda Rasulullah bahwa sebaik-baik muslimah adalah yang maharnya murah dan ini telah dibuktikan oleh salah seorang muslimah Aceh.

Kisah ini menjadi contoh bahwa tidak semua pernikahan ataupun pasangan mempelai suami istri harus bermaharkan uang puluhan juta ataupun barang-barang yang mewah untuk menuju rumah tangga yang bahagia. Karena semua itu bukanlah penentu hadirnya keluarga yang Sakinah Mawaddah Warahmah.

Baca Juga:



Semoga para muslimah yang akan menikah diberi kesadaran untuk senantiasa menciptakan keluarga yang ada dalam lindungan dan keridhaan Allah Ta’ala dengan tidak memberatkan calon suami dalam mahar. Aamiin
Next article Next Post
Previous article Previous Post