Jamaah Umrah Indonesia Ditahan Kepolisian Mekkah Karena Gerak Geriknya Mencurigakan

Jamaah Umrah Indonesia Ditahan Kepolisian Mekkah Karena Gerak Geriknya Mencurigakan

author photo
KabarMakkah.Com - Dilaporkan dari Tarhil Shumaisy (Penjara Penampungan Mekkah) seorang WNI diamankan oleh pihak keamanan Masjidil Haram karena diduga sebagai warga asing pelanggar keimigrasian atau overstayer. Kini ia dimasukkan ke dalam Tahanan Imigrasi Makkah.

Selidik punya selidik ternyata pria asal Mataram Nusantara Tenggara Barat bernama lengkap Isaham Sari ini adalah seorang anggota jamaah umrah yang terpisah dari rombongannya.

http://www.kabarmakkah.com
Isaham Sari, Jamaah Umrah Yang Ditahan Kepolisian Mekkah


Peristiwa penangkapan terhadap dirinya terjadi dua hari silam saat dia kebingungan mencari barangnya yang hilang di dalam masjid.

Saat itu ia sedang mengaji di dalam masjid. Ia kemudian hendak ke kamar mandi dan meninggalkan barang-barangnya di dalam masjid. Nahas bagi Isaham, sekembalinya dari kamar mandi, barang-barang yang ia tinggalkan telah raib.

Ia kebingungan. Melihat gerak-geriknya yang mencurigakan , pihak keamanan Masjidil Haram akhirnya mengamankan yang bersangkutan dan dimasukkan ke Pusat Karantina Imigrasi (Tarhil) Shumaisy.

Sewaktu ditanya oleh Zainullah, petugas dari KJRI Jeddah, Isaham tidak bisa mengingat nama Travel atau muassasah yang mengeluarkan visa. Kartu identitas dirinya sebagai jemaah umrah juga ikut hilang. Bahkan nama hotelnya ia juga lupa.

Berkaitan dengan hal tersebut, bagi travel yang merasa kehilangan jamaahnya sesuai foto yang tertera di bawah ini segera menghubungi muassasah yang memberikan visa agar yang bersangkutan bisa dikeluarkan dari Tarhil.

Mohon diperhatikan dengan baik bagi operator jasa perjalanan umrah maupun jeamaah umrah agar:

1. tidak meninggalkan barang bawaannya di sembarang tempat tanpa pengawasan.
2. tidak melepas kartu identitas jemaah yang melingkar di leher.
3. usahakan jangan sampai terpisah dari rombongan lain, terutama di tempat-tempat yang ia tidak kenal atau ingat dengan baik.
4. selalu berkomunikasi dengan pemandu umrah, penanggung jawab Travel, atau anggota jemaah lainnya saat harus anda harus melakukan aktivitas ibadah sendirian.
5. berusaha mengingat nama dan lokasi hotel tempat ia menginap.
6. Bila terjadi apa-apa, silahkan catat nomor pengaduan Kantor Urusan Haji KJRI Jeddah dengan mengirim pesan singkat. Caranya silahkan kirim pesan dengan format sebagai berikut:

Ketik nama travel#nama pelapor#nomor paspor# pesan

kemudian kirim ke: +966569917216
Next article Next Post
Previous article Previous Post