Mengapa Allah Tidak Menjadikan Semua Manusia Sebagai Muslim? Ini Penjelasan Dari Dr Zakir Naik



Dalam sebuah kesempatan, Dr Zakir Naik mendapatkan sejumlah pertanyaan dari seorang wanita Jepang yang atheis. Wanita bernama Yoko tersebut mempertanyakan tentang kuasa Allah dalam mengubah semua manusia menjadi muslim sehingga para ustadz atau da’i tidak perlu bersusah payah untuk mendakwahkan kepada orang lain agar menjadi muslim.

Mengapa Allah Tidak Menjadikan Semua Manusia Sebagai Muslim? Ini Penjelasan Dari Dr Zakir Naik

Diungkapkan oleh Dr Zakir Naik bahwa Allah telah mempersiapkan jawaban manusia yang pasti akan mengatakan hal yang demikian dalam Al Qur’an sehingga pantaslah jika Al Qur’an merupakan mukjizat yang tidak tertandingi.

Disebutkan bahwa Allah menjelaskannya dalam surat Yunus ayat 99 dimana berisi jika Allah berkehendak, maka Dia bisa membuat semua orang di dunia menjadi muslim. Karena hal itulah mengapa umat muslim seperti da’i atau ustadz tidak boleh memaksa seseorang untuk masuk Islam kecuali dari hati mereka sendiri.

Dituturkan oleh Zakir Naik bahwa makhluk seperti binatang, malaikat dan tumbuhan semuanya tidak memiliki kehendak bebas. Sementara manusia dan jin memilikinya. Jika manusia dijadikan muslim semuanya, maka apa bedanya dengan malaikat?

Jika malaikat seratus persen akan mematuhi perintah Allah. Lain halnya dengan manusia yang diberikan keistimewaan untuk memiliki kehendak bebas apakah akan patuh atau justru menentang. Selain itu diungkapkan bahwa hal tersebut merupakan sebuah ujian dari Allah sehingga jika semua manusia dijadikan muslim, dimanakah letak ujiannya?

Sama halnya ketika seorang guru memberikan ujian kepada murid-muridnya atas pelajaran yang sebelumnya telah ia berikan. Murid pun dilarang untuk membuka buku guna mengetahui kemampuan murid apakah mereka ingat dengan pelajaran tersebut atau tidak.

Jika semua murid diperbolehkan untuk melihat buku, maka dimanakah letak ujiannya?

Karenanya hidup di dunia ini seperti yang telah difirmankan oleh Allah dalam surat Al Mulk ayat 2.

“Tuhan menjadikan mati dan hidup, untuk menguji siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya.”

Dan ujian di dunia merupakan nilai akhir untuk kehidupan di akhirat.

“Akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan ketakutan, kelaparan, kurangnya harta, jiwa dan barang-barang yang kamu dapatkan.” Tuhan juga berfirman bahwa anak-anakmu, istrimu, dan kekayaanmu adalah ujian untukmu.” (QS Al Baqarah 155). Wallahu A’lam

Baca Juga: