Dulu Ahok Sebut Ibu-Ibu Korban Gusuran Nangis Kayak Pemain Sinetron, Sekarang Air Mata Ahok Dianggap Seperti Air Mata Buaya



Jejak digital belum terhapus, Pada Rabu, 11 Juni 2014 pukul 11:46 Ahok sempat menyebut bahwa ibu-ibu korban penggusuran menangis kayak pemain sinetron. Berita tersebut ditulis oleh Merdeka.com  dengan judul "Ahok sebut ibu-ibu korban gusuran nangis kayak pemain sinetron"

Dulu Ahok Sebut Ibu-Ibu Korban Gusuran Nangis Kayak Pemain Sinetron, Sekarang Air Mata Ahok Dianggap Seperti Air Mata Buaya


Pelaksana Tugas (Plt) Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) akan bersikap tegas pada warga yang tinggal di tanah negara. Dia akan menggusur meski mendapat perlawanan dari warga.

Cara Irit Pererat Pertemanan dengan Jalan-Jalan"Ada nangis-nangis ibu-ibu, kenapa bu, saya tinggal di tanah orang, yang gusur itu kan digarap buat pertanian tapi ternyata buat rumah, sekarang saya digusur dan diusir, sekarang saya cuman dapat duit Rp 8 juta, mana bisa hidup katanya," kata Ahok di Balai Kota Jakarta, Rabu (11/6).

Meski Ahok mendapat keluhan, tidak lantas membela warga tersebut. Dia tetap menyalahkan warga karena telah tinggal di tanah orang.

"Loh kamu enggak dituntut sudah bagus Bu. Saya bilang dapat Rp 8 juta. Saya mau minta rumah Pak ya enggak bisa dong, kalau kamu luntang lantung baru kita urusin, aktingnya terlalu banyak, saya bilang gitu baru berhenti nangisnya tahu gak. Ya sudahlah saya sudah hafal lah kelakuannya kayak gitu," ujarnya.

Ahok lalu mencontohkan saat melakukan penggusuran pertama kali di Muara Angke, Jakarta Utara. "Nangis-nangis datangin rumah dinas Pak Gubernur, minta ganti Rp 25 juta kerahiman dapat Rp 800 ribu, habis ganti dia buka sendiri bilang ada ribut pembongkaran padahal saya cek malam-malam enggak ada pembongkaran dia bongkar sendiri, bikin lagi di tepi.

"Terus nangis-nangis depan saya di sini, saya suruh cek (rusun) Buddha Tzu Chi juga sudah pernah ditolak, sudah pernah masuk, kan lebih dekatan, dia punya kontrakan 2 harganya Rp 25 juta, kurang ajar kan, sudah lah kebanyakan pemain sinetron," imbuhnya.

Sumber: https://www.merdeka.com/jakarta/ahok-sebut-ibu-ibu-korban-gusuran-nangis-kayak-pemain-sinetron.html

Dulu Ahok Sebut Ibu-Ibu Korban Gusuran Nangis Kayak Pemain Sinetron, Sekarang Air Mata Ahok Dianggap Seperti Air Mata Buaya


Tangisan Ahok Saat Sidang Perdana

Hari ini Selasa 13/12/2016, sidang Ahok diwarnai dengan aksi tangis yang dilakukan oleh Ahok, terdakwa kasus dugaan penistaan agama, Basuki Tjahja Purnama alias Ahok sempat menangis saat membacakan nota keberatan di depan para Hakim. Ia mengaku ucapannya yang menyinggung ayat 51 surah Al Maidah tidak bertujuan untuk menafsirkan ayat yang merupakan Firman Tuhan.

Ahok pun tidak memiliki niat sedikitpun untuk menistakan atau menghina agama Islam. "Jelas, yang saya utarakan di Kepulauan Seribu, bukan dimaksudkan untuk menafsirkan surah Al Maidah," ujar Ahok.

Suara dari Gubernur DKI Jakarta nonaktif itu mulai parau saat menyampaikan sejarah kehidupan keluarganya. Ahok pun tidak bisa membendung airmatanya saat bercerita tentang harapan ibu angkatnya Misribu binti Acca yang.berharap Ahok bisa memimpin DKI Jakarta.

Baca Juga:



Banyak netizen yang menilai bahwa tangisan Ahok hanyalah akting dan sudah disetting, termasuk haji Lulung menyebut demikian. Banyak masyarakat menilai tangisan Ahok seperti sinetron, yang lebih kasar, mereka menilai tangisan Ahok sebagai tangisan buaya. Hingga jagat twitter malam ini 13/12/2016 tagar #AirMataBuaya dan menjadi trending topik.


Loading...