VIDEO: Panglima TNI Ini Ingatkan Agar Jangan Jadi Pengkhianat Bangsa Jika Tak Ingin Diadzab Allah




Setiap lapisan masyarakat Indonesia tentu menginginkan adanya rasa kebersatuan yang erat dalam menjaga bangsa dan negara. Itu juga yang disampaikan oleh Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo yang videonya kini menjadi viral di media sosial.

Dalam video tersebut nampak Jenderal Gatot sedang memberikan pidato yang intinya agar masyarakat tidak menjadi pengkhianat bangsa. Hal ini karena menurutnya pengkhianat bangsa akan langsung mendapatkan adzab di dunia maupun di akhirat.

VIDEO: Panglima TNI Ini Ingatkan Agar Jangan Jadi Pengkhianat Bangsa Jika Tak Ingin Diadzab Allah

Panglima TNI tersebut kemudian menceritakan tentang kisah anak buah Jenderal Sudirman yang berkhianat dan membocorkan keberadaan panglima besar tersebut. Akibatnya Jenderal Sudirman dan anak buahnya yang lain dikepung oleh Belanda.

“Jenderal Sudirman adalah seorang guru agama, seorang santri. Saya sedikit menceritakan bagaimana perjuangan Jenderal Sudirman. Bahwa pada saat Jenderal Sudirman, belasan orang melakukan gerilya. Ada satu orang pengkhianat. Maka pada saat Jenderal Sudirman di rumah penduduk, karena pengkhianat ini melaporkan kepada Belanda, dikepung,” kata Jenderal Gatot di hadapan ratusan santri pada Peringatan Hari Santri Nasional, di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat, Kamis, 22 Oktober 2015 lalu.

Meski telah dikepung namun Jenderal Sudirman tetap tenang dan meminta anak buahnya yang lain untuk bersama-sama berdzikir.

“Tenang, semuanya ganti pakaian dan berdzikir bersama-sama saya. Ucap tahlil laa ilaaha illallah, laa ilaaha illallah, laa ilaaa illallah,” tutur Jenderal Sudirman yang ditirukan oleh Panglima TNI tersebut.

Ketika Belanda dan anak buahnya yang berkhianat tersebut masuk dan mendapati Jenderal Sudirman beserta anak buahnya sedang berdzikir, pengkhianat tersebut mengatakan bahwa inilah Jenderal Sudirman yang sedang dicari oleh Belanda.

Namun jawaban Belanda justru tidak percaya jika yang ditunjuk adalah Jenderal Sudirman.

“Saya tidak percaya ini Sudirman.”

Meski telah berusaha meyakinkan Belanda, namun anak buahnya yang berkhianat tersebut tetap tidak dipercayai ucapannya. Akhirnya Belanda mencabut pistol dan menembaki pengkhianat tersebut.

Dari kisah tersebut Jenderal Gatot Nurmantyo mengingatkan agar jangan menjadi pengkhianat bangsa.

“Ini mengingatkan jangan sekali-kali kita menjadi pengkhianat bangsa. Baru di dunia saja dihukum oleh Allah seperti itu, apalagi di akhirat nanti,” pungkas Jenderal Gatot.

Simak videonya


Lihat Juga:







loading...