Hidup Serba Kesusahan, Nenek Buta Dan Sakit-Sakitan Ini Hanya Diberi Air Tajin Oleh Sang Anak




Terkadang setiap manusia merasakan kehidupan yang dijalani begitu serba susah. Padahal ada banyak orang yang kehidupannya jauh lebih susah dan sangat mengkhawatirkan. Seperti kisah keluarga Nazimah Mat Peah asal Kampung Panchur Malaysia yang setidaknya membuat kita bisa lebih bersyukur atas kehidupan yang Allah berikan.

Hidup Serba Kesusahan, Nenek Buta Dan Sakit-Sakitan Ini Hanya Diberi Air Tajin Oleh Sang Anak
Nazimah dan ibunya yang sakit (Hmetro.com)
Nazimah merupakan seorang janda berumur 44 tahun yang sudah 10 tahun ditinggalkan oleh suaminya. Hidup yang serba kesusahan semakin bertambah berat dengan keadaan ibunya yang sakit-sakitan.

Ibunya yang bernama Aminah Abad (78 tahun) tersebut mengalami sakit yang cukup parah dan mata yang rabun. Meskipun demikian Nazimah tetap berusaha merawat ibunya dengan penuh kasih sayang.

Dilansir dari Harian Metro, Rabu (28/9/2016), Nazimah menceritakan bahwa awal mula ibunya mengalami sakit dimulai pada tahun 2014. Ketika itu mata ibunya kemasukan debu dan membuatnya seketika mengalami kebutaan.

“Sebelum ini, ibu pernah bekerja di perkebunan sawit dan pada waktu itu matanya dimasuki debu sehingga menyebabkan kedua matanya menjadi buta,” tutur Nazimah.

Kondisi sang ibu lambat laun semakin menurun akibat virus yang menyebar. Alhasil kondisi tubuhnya pun tampak kurus bagaikan tulang yang terbalut kulit.

Selain itu, tubuhnya mengalami kelumpuhan. Akibat hal tersebut Nazimah memerlukan biaya yang tidak sedikit guna mengobati sang ibu. Bahkan ia harus menyediakan popok khusus dan susu khusus untuk ibunya.

Kondisi kelumpuhan dan kebutaan yang diderita, membuat ibunya tidak mampu mengurus dirinya sendiri. Sehingga mau tidak mau Nazimah pun tidak lagi bekerja dan lebih memilih untuk fokus merawat ibunya.

Sementara itu karena tidak mampu menghasilkan uang, ia hanya bisa memberikan air tajin atau air rebusan beras sebagai pengganti susu khusus.

Sebelumnya Nazimah sempat mendapatkan bantuan dari pihak pemerintah. Hanya saja setahun belakangan ini bantuan tersebut tidak ia terima lagi. Kini Nazimah hanya berharap bantuan masyarakat setempat saja lantaran ia tidak bisa meninggalkan ibunya sendirian.

Terkait soal bantuan dari lembaga, Nazimah mengaku sudah lelah karena ketidak pedulian mereka dan karena ia tidak memiliki surat cerai.

“Saya tidak memiliki surat cerai, jadi status itu menjadi faktor saya tidak menerima bantuan apapun,” pungkasnya.

Baca Juga:








close ini