Gemarkan Anak Membaca, Tentara Ini Ubah Motornya Menjadi Perpustakaan Keliling




Membaca menjadi gerbang ilmu yang tak hanya dilakukan oleh anak-anak saja, namun juga oleh orangtua sekalipun. Meski demikian tidak semua orang bisa mendapatkan kesempatan tersebut lantaran beberapa hambatan sehingga sulit untuk mendapatkan sejumlah informasi.

Salah satunya seperti di wilayah Pedalaman Kecamatan Mambi, Kabupaten Mamasa, Provinsi Sulawesi Barat yang jalur untuk menuju wilayah tersebut sangat sulit diakses karena jalan yang berbukit terjal dan berliku.

Gemarkan Anak Membaca, Tentara Ini Ubah Motornya Menjadi Perpustakaan Keliling

Padahal anak-anak di sana memerlukan pengetahuan dan informasi lewat kegiatan membaca, khususnya mereka yang masih duduk di bangku sekolah.

Melihat kondisi yang memprihatinkan tersebut, seorang tentara yang bertugas menjadi Babinsa Koramil 1402-07 Mambi bernama Serka Darwis Tiro memiliki ide untuk mengubah motor dinasnya menjadi sebuah perpustakaan keliling. Yang dilakukannya adalah dengan menambahkan rak buku berkaca di jok belakang.

Kegiatan berkeliling tersebut dilakukannya setiap hari dengan membawa sejumlah buku dan mengunjungi berbagai sekolah. Atas ide dan kepeduliannya dalam mencerdaskan bangsa, Serka Darwis pun mendapat sejumlah respon positif dari masyarakat.

“Motor pustaka ini sangat bermanfaat bagi anak-anak kami, Pak,” ucap Muh Arif selaku orangtua siswa, sebagaimana dilansir dari Kilas Sulbar, Sabtu (20/8/2016).

Tak hanya meningkatkan minat baca anak, citra tentara yang menjadi pelindung masyarakat pun kian baik di tengah maraknya pemberitaan tentang kekejaman dan kebrutalan yang dilakukan oleh oknum tentara.

“Apalagi dengan cara seperti ini membuat tentara menyatu dengan masyarakat. Anak-anak juga tidak takut lagi kepada tentara,” tuturnya.

Sementara itu, Serka Darwis mengaku bahwa apa yang dilakukannya tidak menjadi beban dan justru ia sangat menikmatinya.

“Berbeda dengan anak-anak di Kota yang sudah terjangkau jaringan internet, mereka bisa menikmati bacaan lewat medsos. Tapi, anak di daerah terpencil seperti ini sangat sulit mengakses informasi,” tambahnya.

Dengan adanya perpustakaan keliling tersebut, Darwis berharap agar bisa menjadi solusi bagi anak-anak dalam menambah informasi dan meningkatkan minat baca.

Baca Juga:







loading...

close ini