Seakan Dijemput Oleh Allah Ke Tanah Suci, Pria Ini Bisa Melaksanakan Haji 2 Kali Tanpa Harus Daftar




Seakan Dijemput Oleh Allah, Pria Ini Bisa Melaksanakan Haji 2 Kali Tanpa Harus Daftar

Seakan Dijemput Oleh Allah Ke Tanah Suci, Pria Ini Bisa Melaksanakan Haji 2 Kali Tanpa Harus Daftar

Sesungguhnya segala sesuatu yang ada di dunia ini amat mudah bagi Allah, termasuk seorang muslim yang ingin melaksanakan ibadah haji ke Baitullah. Banyak yang merasakan bahwa ibadah tersebut amat berat, terutama dalam segi keuangan. Meski demikian, Allah memiliki cara membuktikan kekuasaan-Nya yang tanpa batas.

Seperti yang dialami oleh seorang pria bernama Mohd Syafei dimana kisahnya bermula ketika ia sedang melaksanakan pendidikan terakhir di sebuah universitas, sebagaimana dilansir dari Thevocket.

Tepat di tahun 2005, seorang dosen bernama Jefry Zain menyuruh para mahasiswa untuk menuliskan cita-cita atau harapan mereka dalam kurun 5 hingga 10 tahun kedepan dalam secarik kertas. Syafei pun menuliskan sebuah keinginan untuk bisa berangkat ke tanah suci dan melaksanakan ibadah haji bersama istrinya kelak, meski ia tidak mengetahui siapa jodohnya.

Syafei kemudian menyelesaikan kuliahnya dan diwisuda pada pertengahan tahun 2006. Secara mengejutkan di tahun 2007, ia mendapatkan tawaran bekerja di Arab Saudi dan ia sebenarnya tidak pernah membayangkan untuk bekerja di luar negeri sedikit pun.

Namun Itulah kehendak Allah yang ditujukan kepada Syafei dimana sebelumnya pihak Arab Saudi mencari orang yang terbaik dan meminta rekomendasi kepada universitas tempat Syafei menuntut ilmu. Pihak universitas pun memilih Syafei sebagai kandidat yang pantas untuk pekerjaan tersebut.

Yang lebih menakjubkan lagi adalah selama bertugas di Arab Saudi, Syafei diperbolehkan untuk menunaikan ibadah haji. Tak hanya itu saja, ia juga bisa dengan bebas melaksanakan umroh setiap minggunya.

Di tahun 2008, Syafei bertugas kembali di Jeddah dan mendapatkan jodoh bernama Ira Abdullah. Ia kemudian menikahi gadis tersebut usai musim haji di tahun 2008. Dan di tahun 2009, Syafei bersama dengan istrinya bisa melaksanakan ibadah haji bersama-sama tanpa harus mendaftar sebagaimana umat islam di negara asalnya.

Ketika Syafei sedang melaksanakan thawaf, ia pun tersadar dengan yang dilakukannya 4 tahun silam dimana ia menuliskan harapan dan impiannya di secarik kertas. Air mata Syafei langsung tak terbendung setelah menyadari bahwa Allah begitu menyayanginya dan memudahkan impiannya untuk beribadah ke tanah suci.

Baca Juga:


Semoga kisah tersebut memotivasi kita semua untuk berani memiliki impian atau harapan. Tentunya segala sesuatu harus tetap kita ikhtiarkan dan biarlah Allah yang menentukan akhirnya. Wallahu A’lam





loading...

close ini