Jebakan Setan Yang Tidak Disadari Manusia Saat Makan Bakwan Plus Cabai




Jebakan Setan Yang Tidak Disadari Manusia Saat Makan Bakwan Plus Cabai

Jebakan Setan Yang Tidak Disadari Manusia Saat Makan Bakwan Plus Cabai

Bagi masyarakat Indonesia, bakwan menjadi sejenis kudapan yang enak dimakan ketika suasana sangat dingin. Terlebih lagi jika dihidangkan dalam keadaan yang masih hangat. Dan bagi orang yang senang dengan sensasi pedas biasanya akan menyertakan cabai di sela-sela memakan bakwan tersebut.

Ya memang sensasi memakan bakwan dengan cabai sungguh sangat nikmat. Namun sadarkah bahwa ketika kita memakan bakwan plus cabai, maka tangan kanan memegang bakwan dan tangan kiri memegang cabai?

Ternyata inilah jebakan setan saat kita mengkonsumsi makanan tersebut karena islam tidak mengajurkan seorang muslim makan dengan tangan kiri, apapun itu. Tak hanya dilarang dalam agama, namun adat ketimuran pun menjadikan makan dengan tangan kiri seakan hal yang kurang baik.

Dalam hadist riwayat Bukhari dijelaskan bahwa Rasulullah telah menganjurkan umatnya untuk makan dengan tangan kanan dan mengucapkan kalimat basmalah.

“Sewaktu aku masih kecil, saat berada dalam asuhan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, pernah suatu ketika tanganku kesana kemari (saat mengambil makanan) di nampan. Lalu Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda kepadaku: “Wahai bocah, ucaplah bismillah dan makanlah dengan tangan kananmu, serta ambillah makanan yang berada di dekatmu.” (HR Bukhari)

Sementara dalam hadist riwayat Muslim sangat jelas disebutkan bahwa makhluk yang senang makan dan minum dengan tangan kiri adalah setan.

“Jika seseorang dari kalian makan maka makanlah dengan tangan kanannya dan jika minum maka minumlah dengan tangan kanannya. Karena setan makan dan minum dengan tangan kirinya.” (HR Muslim)
Baca Juga: Remehkan Sabda Rasulullah, Pria Ini Tak Kuasa Angkat Tangannya
Meski terlihat sepele, namun hal tersebut justru membuat seseorang sedikit demi sedikit jatuh dalam perbuatan yang disenangi setan dan jauh dari sunnah Rasulullah. Karenanya jangan menganggap amalan yang kecil karena boleh jadi hal tersebut amat besar dalam pandangan Allah. Wallahu A’lam





loading...