Anda Muslim? Hindari 9 Hal Ini Di Dalam Pesawat Negara Lain Jika Tak Ingin Mendapat Perlakuan Buruk




Anda Muslim? Hindari 9 Hal Ini Di Dalam Pesawat Negara Lain Jika Tak Ingin Mendapat Perlakuan Buruk

Anda Muslim? Hindari 9 Hal Ini Di Dalam Pesawat Negara Lain Jika Tak Ingin Mendapat Perlakuan Buruk

Di negara lain terutama Amerika dan Eropa, kebencian dan diskriminasi terhadap seorang muslim masih nampak jelas dan seakan memiliki wewenang. Hal ini pun nampak jelas ketika seorang muslim menaiki sebuah pesawat guna memenuhi kebutuhannya.

Banyak sudah pemberitaan dimana seorang muslim harus mendapatkan perlakuan buruk dan dilaporkan ke polisi akibat melakukan berbagai tindakan yang dianggap “tidak nyaman” oleh para kru pesawat atau penumpang lainnya.

Berikut adalah 9 hal yang tidak boleh dilakukan seorang muslim berdasarkan pengalaman muslim lainnya, sebagaimana yang dilansir dari Indy100.

1. Mengerjakan PR Matematika

Meski terlihat sepele namun di negara lain muslim yang mengerjakan PR matematika di dalam pesawat besar kemungkinan dianggap sebagai teroris. Salah satu yang merasakan perlakuan tersebut adalah Ivy League, seorang ekonom muslim yang harus turun sembari dikawal setelah sebelumnya dilaporkan oleh penumpang lain.

Saat itu Ivy tengah mengerjakan soal matematika dan membuat beberapa coretan di kertas sembari menggunakan tulisan arab.

2. Membaca Buku

Hal lain yang tidak boleh dilakukan adalah membaca buku, terutama yang berkaitan dengan islam dan sejarah islam. Salah satunya adalah yang dialami oleh seorang muslim yang ditahan di bandara Inggris dan dimasukkan dalam penanganan terorisme dikarenakan muslim bernama Faizah Shaheen membaca buku budaya Suriah.

3. Berkeringat

Bagi seorang muslim, berkeringat di dalam pesawat pun menjadi hal yang dicurigai oleh kru penerbangan. Hal ini juga yang terjadi pada pasangan Faisal dan Nazia yang menumpangi pesawat Delta Airlines dari Paris menuju Cincinnati.

Kru pesawat merasa tidak nyaman melihat seorang muslim berkeringat karena seakan ada sesuatu yang dirahasiakan. Terlebih saat itu Faisal mengucapkan “Allah”.

4. Menggunakan Nama Islami

Perlakuan buruk akibat menggunakan nama islam juga dialami oleh muslim bernama Mohammed Ahmed Radwan yang diumumkan namanya oleh pramugari menggunakan speaker. Dalam pengumuman tersebut sang pramugari menyatakan akan terus mengawasi Ahmed tanpa mengumumkan penumpang yang lainnya.

5. Menggunakan Busana Islami

Islamphobia dan diskriminasi di Amerika juga terjadi pada sebuah keluarga yang diturunkan dari pesawat United Airlines tanpa mendapatkan penjelasan yang rinci dari kru pesawat. Besar kemungkinan perlakuan buruk yang mereka terima dikarenakan keluarga beranggotakan 5 orang tersebut menggunakan baju atau busana islami.

6. Menggunakan Bahasa Arab

Seseorang yang menggunakan bahasa arab pun menjadi sebuah ketakutan bagi pihak penerbangan. Salah satunya yakni Khairuldeen Makhzoomi yang diminta turun dari pesawat karena mengobrol di ponselnya menggunakan bahasa arab. Padahal saat itu ia sedang membicarakan acara makan malam bersama Sekjen PBB kepada keluarganya di Bagdad.

7. Memiliki Nama Yang Sama Dengan Orang Lain

Seorang anak kecil yang beragama islam pun tak luput dari perlakuan buruk maskapai penerbangan. Syed Adam Ahmed yang berusia enam tahun mengalami hal tersebut. Karena namanya sama dengan daftar orang yang dianggap mengancam keamanan, ia pun tidak diperbolehkan menaiki pesawat.

8. Minta Bertukar Kursi

Kru pesawat di negara seperti Amerika dan Eropa memiliki pandangan yang buruk jika seorang muslim meminta bertukar kursi. Sama juga yang dialami oleh seorang muslimah keturunan Somalia yang meminta bertukar tempat duduk dengan penumpang lain. Karena hal itu, sang muslimah pun diturunkan dari pesawat secara paksa.

9. Meminta Minum

Apa yang dialami oleh Niala Mohammad patut kita renungkan. Pasalnya setelah ada penundaan selama 5 jam di dalam pesawat dan ia protes ingin membeli minuman karena haus, Niala pun dipaksa turun dari pesawat tersebut dan tidak bisa masuk kembali.

Baca Juga:


Demikian 9 hal yang kiranya kita harus hindari saat berada di pesawat negara lain terutama di Amerika dan Eropa. Meski ada beberapa hal yang sulit dihindari seperti nama ataupun busana, namun setidaknya kita lebih berhati-hati jika tak ingin mendapatkan perlakuan buruk dari maskapai di negara tersebut. Wallahu A’lam




loading...