Terpukau Dengan Masjid Megah Oman, Pangeran Harry Rela Lepas Sepatu




Terpukau Dengan Masjid Megah Oman, Pangeran Harry Rela Lepas Sepatu

Terpukau Dengan Masjid Megah Oman, Pangeran Harry Rela Lepas Sepatu

Tak banyak yang mau mengerti tentang arti kesucian sebuah bangunan masjid, terutama kaum non muslim yang memang menganggap bahwa bangunan tersebut seperti layaknya gereja yang bisa dengan seenaknya masuk tanpa perlu melepas alas kaki.

Namun hal ini tidak tampak dari Pangeran Harry, seorang pangeran kerajaan Inggris yang tengah berkunjung ke Masjid Besar Sultan Qaboos melakukan kunjungan ke daerah Oman.

Dirinya begitu mengagumi keindahan arsitektur masjid yang terletak di Muscat, ibu kota Oman. Pangeran itu pun berjalan-jalan mengelilingi masjid dengan didampingi para pejabat yang mengawalnya dalam kunjungan. Tak lupa ia juga melepas sepatunya di atas lantai marmer yang sangat indah tersebut.

Dirinya melakukan hal tersebut tak lain untuk menghormati bangunan umat islam yang selalu dijaga kesuciannya.

Selain karena arsitektur masjid, Pangeran Harry pun kagum dengan sejarah pembangunan masjid yang merupakan hadiah dari Sultan Qaboos bin Said al Said untuk masyarakat Oman tersebut. Masjid kebanggaan masyarakat Oman itu ternyata merupakan hadiah atas 30 tahun sang sultan memimpin Oman.

Terpukau Dengan Masjid Megah Oman, Pangeran Harry Rela Lepas Sepatu

Lebih dari 300 ribu ton pasir didatangkan untuk membangun Masjid Besar Oman dan dipasang juga kubah yang sangat indah dengan ketinggian 50 meter di atas permukaan lantai. Tak hanya itu saja karena menara utama masjidnya pun menjulang cukup tinggi yaitu sekitar 90 meter yang diapit oleh empat menara lainnya sehingga bisa terlihat jelas dari segala penjuru.

Untuk alas lantai di dalam masjid, terhampar karpet yang merupakan buatan tangan atau dibuat secara manual yang terlebar kedua di dunia. Berukuran 229 kaki x 196 kaki, karpet ini menghampar dengan indah untuk kenyamanan para jamaah yang melaksanakan shalat.

Diketahui bahwa pembuatan karpet tersebut sangatlah fenomenal karena butuh sekitar 400 orang wanita penenun untuk menyelesaikannya dalam waktu empat tahun. Dan ketika selesai dibuat, karpet itu pun memiliki 1, 7 miliar simpul dengan berat keseluruhan 21 ton.

Selain fenomenal, karpet masjid Oman dibuat dengan 28 warna sehingga tampak berwarna-warni. Yang lebih hebatnya adalah warna-warna yang digunakan ternyata berasal dari ekstrak sayuran tradisional negara Oman.

Sementara untuk lampunya, digunakan lampu Swarovski yang sangat megah sebagai lampu utama. Beratnya sekitar 8 ton yang terdiri dari 1122 lampu dan butuh sekitar 2 hari untuk melakukan penggantian lampu setiap dua kali dalam setahun.

Bangunan masjid yang megah itu pun secara keseluruhan membutuhkan waktu pembuatan selama 6 tahun. Berdiri di lahan seluas 416.000 m2, masjid Besar Oman kemudian dibuka secara umum pada tahun 2001.

Baca Juga: