Karena Teriakkan Takbir, Laki-Laki Ini Harus Diadili




Karena Teriakkan Takbir, Laki-Laki Ini Harus Diadili │ Bagi umat islam, salah satu dzikir dan ucapan yang baik diucapkan adalah mengagungkan Allah berupa kalimat takbir. Bahkan ucapan tersebut sangat baik ketika berada di dalam masjid yang menjadi rumah Allah.

Namun di sebagian negara, ucapan dzikir tersebut justru membuat seseorang harus merasakan menjadi terdakwa. Contohnya seperti seorang laki-laki Palestina yang harus diadili oleh pengadilan Israel karena meneriakkan ucapan “Allahu Akbar” di dalam masjid Al Aqsha.

Karena Teriakkan Takbir, Laki-Laki Ini Harus Diadili
Saher Ghazawi dan pengacaranya
Pria bernama Saher Ghazawi (37 tahun) dilaporkan oleh pengacara Ramzi Kteilat kepada pihak pengadilan Israel karena menganggap bahwa teriakan takbir merupakan sebuah tindakan kriminal dan menghasut muslim lain untuk melakukan radikalisme.

Akan tetapi pengacara dari Ghazawi membantah bahwa ucapan ‘Allahu Akbar’ merupakan sebuah kriminalisasi, baik di depan muslim sendiri maupun di hadapan penduduk Israel.

Tak hanya alasan itu saja yang pengadilan Israel kemukakan. Mereka beranggapan bahwa para pemuda Palestina telah melakukan penghalangan terhadap pekerjaan dari pihak kepolisian. Pemuda palestina tersebut telah membuat semacam perisai kamanan untuk menghadang kaum fanatik Israel di Al Aqsha pada tahun 2011.

Menurut Ghazawi, ucapan takbir merupakan sebuah ungkapan yang dapat membuat seseorang dekat dengan Tuhannya. Tak boleh ada pihak lain yang memiliki hak melanggar kebebasan beribadah terutama di dalam masjid.

“Mengatakan ‘Allah Maha Besar’ adalah ucapan yang membawa kita lebih dekat kepada Allah. Tak seorang pun memiliki hak untuk melanggar kebebasan beribadah, khususnya di Masjid Al Aqsha.” Ungkapnya.

Awalnya kasus tersebut terjadi pada tanggal 21 September 2011. Ketika itu warga Israel masuk ke dalam masjid Al Aqsha karena mendapati umat Palestina meneriakkan takbir di dalam masjid tersebut dan memprotes atas ucapan yang mampu menghasut warga lain.

Namun kini kasus itu mencuat kembali oleh pengadilan Israel dan Ghazawi pun harus berurusan dengan hukum yang tidak adil tersebut.

Baca Juga:


Semoga Allah memberikan kemenangan bagi umat islam Palestina dan memberikan mereka ketenangan beribadah di negeri mereka sendiri. Aamiin.




loading...

close ini