Mantap! Dengan 1 Tamparan, Kyai Ini Jawab 3 Pertanyaan Seorang Pemuda Intelek




Mantap! Dengan 1 Tamparan, Kyai Ini Jawab 3 Pertanyaan Seorang Pemuda Intelek

Mantap! Dengan 1 Tamparan, Kyai Ini Jawab 3 Pertanyaan Seorang Pemuda Intelek

Semoga kisah ini bisa menyadarkan kepada kita untuk tidak melupakan ilmu akhirat. Karena sebesar dan setinggi apapun ilmu dunia, tetap tidak mampu menandingi kemuliaan ilmu akhirat.

Seperti kisah pemuda intelektual ini yang telah lama bersekolah di luar negeri dan kembali ke tanah air. Ketika telah kembali ke rumahnya, rupanya pemuda ini meminta kepada orang tuanya agar mencarikan seorang tokoh agama, baik ustadz ataupun kyai yang mampu menjawab 3 pertanyaannya.

Orang tuanya pun segera menuruti keinginan anaknya dan mencari seorang kyai yang cukup dikenal di daerah tersebut.

Pemuda itu kemudian bertanya, “Bapak siapa? Yakinkah bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan yang saya ajukan?”

“Saya hanyalah seorang hamba Allah dan dengan izin Allah, InsyaAllah saya bisa menjawab pertanyaanmu.” Jawab Kyai

Pemuda itu kemudian bertanya meragukan, “Yakinkah? Pertanyaan yang saya ajukan ini tidak mampu dijawab oleh profesor sekalipun."

Kyai yang rendah hati itu pun berkata, “InsyaAllah saya berusaha menjawab sekemampuan saya.”

Maka pemuda itu pun mulai mengajukan beberapa pertanyaan sekaligus.

1. Jika memang Tuhan itu ada, tunjukkanlah wujud tuhan itu kepada saya!
2. Apakah yang dimaksud dengan takdir?
3. Jika setan diciptakan dari api dan neraka pun dari api, bagaimana setan bisa disiksa dalam neraka? Bukankah keduanya terbuat dari unsur yang sama? Kenapa Tuhan tidak berpikir sejauh itu?

Setelah mengajukan pertnyan tersebut, pemuda intelek itu kemudian ditampar oleh sang kyai dengan cukup keras.

Pemuda itu bertanya keheranan, “Mengapa anda marah hingga menampar saya?”

Sang Kyai hanya tersenyum dan berkata, “Saya tidak sedang marah. Saya hanya menjawab 3 pertanyaan tersebut yang tadi diajukan.”

“Sungguh saya tidak mengerti maksud anda?” Ucap pemuda yang masih nampak kebingungan.

Kyai itupun berkata, “Sakitkah tamparan saya?”

Dengan tegas, pemuda itu menjawab, “Tentu saja sakit.”

“Lantas bisakah anda memperlihatkan wujud dari sakit tersebut?” tutur sang kyai

Pemuda itu berkata, “tentu saja tidak.”

Dengan tenang kyai itu berucap, “Itulah jawaban yang pertama bahwa kita bisa merasakan wujud Allah namun tidak mampu melihatNya.”

Kyai itupun bertanya kembali kepada sang pemuda, “Apakah kamu pernah berpikir atau bermimpi akan ditampar oleh saya?”

“Tidak” sahut si pemuda

Kyai itu kemudian berpesan, “Nah itulah yang dinamakan takdir dan itu jawaban atas pertanyaanmu yang ke-2.”

Kyai itu melanjutkan ucapannya, “Terbuat dari apakah tangan saya ini?"

Pemuda yang keheranan ini berkata, “Kulit.”

“Lantas terbuat dari apakah pipi anda yang tadi saya tampar?” Tanya kyai

Pemuda itu menjawab, “Tentu saja kulit.”

“Sakitkah?” ucap kyai

“Tentu saja sakit.”

Maka kyai itu menjawab pertanyaan yang ketiga bahwa meski setan dijadikan dari api dan neraka juga dari api, namun neraka tetaplah menjadi tempat yang menyakitkan dan menyiksa bagi setan.

Pemuda itu pun mengerti dan meminta kyai itu menjadi guru spiritualnya dan akhirnya pemuda yang intelek tersebut mau mendalami agama islam dengan benar dan menjadi jalan hidupnya hingga akhir hayat.
Baca Juga: Kenapa Orang Kafir Sebaik Apapun Tetap Masuk Neraka? Jawaban Kyai Ini Bikin Pemuda Liberal Terbungkam
Benarlah bahwa ilmu akhirat mampu mengalahkan ilmu dunia. Maka sudah sewajarnya bagi kita untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan mempelajari ilmu akhirat disamping mempelajari ilmu tentang keduniaan.

Wallahu A’lam