Bobol 217 Bank Israel Demi Palestina, Hacker Ini Tetap Tersenyum Meski Akan Dihukum Gantung




Bobol 217 Bank Israel Demi Palestina, Hacker Ini Tetap Tersenyum Meski Akan Dihukum Gantung
Foto: Of Lanka
Bobol 217 Bank Israel Demi Palestina, Hacker Ini Tetap Tersenyum Meski Akan Dihukum Gantung

Sebuah senyuman bukan hanya sekedar bukti keramahan, namun juga menandakan kekuatan akan ketidakgentaran menghadapi berbagai hal buruk yang akan menimpanya. Seperti itu pula yang dilakukan oleh seorang hacker yang tersenyum ketika menghadapi hukuman gantung yang sudah di depan mata.

Pria bernama Hamza Dalj yang merupakan warga negara Al jazair ini merupakan seorang hacker yang amat ditakuti oleh dunia. Pasalnya ia mampu membobol sistem keamanan suatu bank di suatu negara dengan sangat mudah.

Namun ketika berhasil ditangkap oleh Interpol, dengan santainya Hamza Dalj tersenyum ke hadapan semua orang. Sontak sikapnya tersebut membuat pihak yang merasa dirugikan semakin kesal. Meskipun begitu, ternyata ia bagaikan Robin Hood yang tidak menikmati hasil jarahannya sendiri, melainkan ia bagikan untuk negara yang tengah tertindas dan negara-negara yang dikategorikan miskin.

Pemberitaan menyebutkan bahwa ia telah berhasil membobol 217 bank Israel dengan total jarahan USD 3,5 miliar atau sekitar Rp 21 trilyun. Sebuah angka yang sangat besar dan mampu merugikan suatu negara. Uang tersebut ternyata ia bagikan untuk rakyat Palestina dan juga beberapa negara miskin.

Tak hanya mampu membobol sistem keamanan bank, ia juga dikabarkan telah menutup 8000 situs website di Perancis yang merupakan website konsultan negara-negara Eropa. Ia juga bisa membobol visa dan memberikannya kepada para pemuda Aljazair untuk bisa berangkat ke berbagai negara.

Hacker ini pun menjadi orang yang paling dicari oleh kaum Yahudi karena ternyata ia telah menguak data rahasia Israel dan memberikannya kepada pihak palestina.

Baca Juga:


Kini karena kepintarannya tersebut, ia diiming-imingi kebebasan dari hukuman gantung dengan syarat mau bekerja sama dalam sistem keamanan Israel. Namun bukannya persetujuan yang didapat, justru sang Robin Hood ini menolaknya mentah-mentah.

Setujukah dengan apa yang dilakukan oleh hacker tersebut?





loading...

close ini