Allahu Akbar, Ilmuwan Temukan Teori Terbelahnya Laut Merah Secara Ilmiah (Video)




Ilmuwan Temukan Teori Terbelahnya Laut Merah Secara Ilmiah (Video) │ Seperti yang telah kita ketahui bersama bahwa salah satu mukjizat dari Nabi Musa ‘Alaihi Salam adalah mampu membelah Laut Merah. Allah sendiri telah berfirman dalam Al Quran tentang mukjizat yang diperoleh oleh Nabi Musa tersebut.

“Lalu kami wahyukan kepada Musa, “Pukullah lautan itu dengan tongkatmu.” Maka terbelahlah lautan itu dan tiap-tiap belahan adalah seperti gunung yang besar.” (QS As Syuara 63)

Allahu Akbar, Ilmuwan Temukan Teori Terbelahnya Laut Merah Secara Ilmiah (Video)

Mukjizat salah satu Nabi dari Ulul Azmi ini membuat para peneliti di jaman modern menjadi penasaran dan sejumlah ilmuwan asal Amerika telah melakukan serangkaian riset guna mendapatkan proses kejadian seperti terbelahnya Laut Merah. Dan benar saja lewat simulasi komputer, mereka menemukan suatu titik terang bahwa hembusan angin yang cukup kuat mampu membelah lautan sehingga dasar dari laut tersebut bisa digunakan sebagai jalan bagi kaum Bani Israil.

Dalam penelitian itu juga ditunjukkan bahwa angin timur pada malam hari akan berhembus sangat kuat sehingga mampu mendorong air laut ke kedalaman. Itu artinya akan tercipta suatu jalur yang bisa menjadi penyeberangan. Ketika angin tersebut berhembus dalam kurun 12 jam, maka laut akan terbelah selama 4 jam dan kemudian menutup kembali.

Dilansir dari BBC (21/9/2010) Carl Drews dari US National Center for Atmospheric Research (NCAR) menyatakan, “Terbelahnya perairan dapat dipahami melalui dinamika fluida. Angin menggerakkan air dengan cara yang sesuai dengan hukum fisika, membentuk jalur penyeberangan yang aman dengan air pada dua sisi dan kemudian tiba-tiba menutup kembali dengan segera.”

Sungguh Allah telah mewahyukan kepada Nabi Musa ‘Alaihi Salam agar melakukan perjalanan di malam hari guna menyeberang Laut Merah. Nabi Musa dan Bani Israil pun bisa berhasil menyeberang, sementara Fir’aun dan bala tentaranya terlambat sampai ke daratan sehingga mereka akhirnya mati tenggelam karena lautan yang menutup kembali.

“Dan sesungguhnya telah Kami wahyukan kepada Musa, “pergilah kamu dengan hamba-hambaKu (Bani Israil) di malam hari, maka buatlah untuk mereka jalan yang kering di laut itu, kamu tidak usah khawatir akan tersusul dan tidak usah takut (akan tenggelam).” (QS Thaha 77)

Masya allah, sungguh kejadian tersebut hanya Allah saja yang tahu kapan waktunya sehingga Nabi Musa hanya menjadi penyampai dari kebesaran Allah tersebut. Dan Allah sendiri yang menakdirkan Fir’aun terlambat menyeberangi Laut Merah sehingga ia pun mati tenggelam.

Semoga semakin kita menggali ilmu, maka semakin besar pula keimanan dan ketaatan kita kepada Allah pencipta langit dan bumi.

Berikut gambaran hasil penelitian tersebut.







close ini