Benarkah Wedang Jahe Akan Jadi Minuman Surga?




KabarMakkah.Com – Benarkah wedang jahe akan jadi minuman surga? Yang kita tahu selama ini hanya buah-buahan dunia saja yang akan berada di surga. Contohnya seperti yang dijelaskan dalam Al Quran dan Alhadist antara lain anggur, delima, pisang dan yang lainnya.

Kini terkuak bahwa selain buah-buahan, Allah juga menyiapkan untuk para penghuni surga berupa minuman yang ternyata merupakan minuman yang biasa kita minum selama di dunia.

Benarkah Wedang Jahe Akan Jadi Minuman Surga?

Minuman ini sangat dikenal baik di daerah Jawa Tengah ataupun Jawa Timur yakni minuman berbahan dasar jahe yang sering disebut wedang jahe. Sudah diketahui bahwa khasiat minuman jahe ini mampu menghangatkan badan saat cuaca sedang dingin.

Setelah ditelusuri, ternyata Allah telah menuliskan minuman ini dalam Al Quran, tepatnya dalam surat Al Insan ayat 17.

“Di dalam surga itu mereka diberi minum segelas (minuman) yang campurannya adalah jahe.” (QS Al Insan 17)

Beberapa ahli tafsir menjelaskan bahwa memang di surga terdapat kenikmatan-kenikmatan yang telah dikenal baik oleh manusia selama di dunia dan salah satunya adalah minuman segar yang dibuat dari bahan jahe. Sebuah rempah-rempah yang beraroma khas dan disukai oleh bangsa Arab.

Jahe yang memiliki nama latin Zingiber Officinale ini dikenal sebagai rempah herbal yang selain murah, tanaman ini juga mudah dibudidayakan.

Jahe juga tak hanya menjadi rempah yang biasa digunakan oleh masyarakat Indonesia, karena bangsa Arab pun menjadikan minuman jahe sebagai minuman favorit untuk menghangatkan.

Dalam sebuah riwayat dari Abu Sa’id Al Khudri, ia berkata, “Raja Romawi pernah menghadiahkan sekantong jahe kepada Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, lalu beliau memberikan sepotong jahe itu kepada setiap orang. Beliau juga memberikan sepotong kepadaku.”

Akan tetapi perlu diketahui bahwa minuman jahe di surga tidaklah sama dengan wedang jahe yang ada di bumi. Alasannya karena minuman jahe di surga telah diracik oleh Allah secara langsung bagi hambaNya yang shaleh dan jahe di surga juga berasal dari mata air bernama Salsabil.

Belum lagi perbedaannya dari segi tempat atau lingkungan dimana jika biasanya kita menikmati wedang jahe di pinggir jalan dengan sahabat, maka para penghuni surga akan meminum minuman jahe dengan didampingi oleh pelayan yang awet muda. Bahkan saking awet mudanya seperti melihat mutiara yang bertaburan. Pemandangannya pun akan dihiasi dengan sebuah pemandangan yang tak terkira yaitu kerajaan surga Allah yang indah.

Penjelasan ini bukan tanpa dasar karena Allah sendirilah yang menyebutkannya di dalam Al Quran.

“Di dalam surga itu mereka diberi minum segelas (minuman) yang campurannya adalah jahe (yang berasal dari) sebuah mata air surga yang dinamakan salsabil. Dan mereka dikelilingi oleh pelayan-pelayan muda yang tetap muda. Apabila kamu melihat mereka, kamu akan mengira mereka mutiara yang bertaburan. Dan apabila kamu melihat di sana (surga) niscaya kamu akan melihat berbagai macam kenikmatan dan kerajaan yang besar.” (QS Al Insaan 17-20)

Yang jelas hanya Allah saja yang mengetahui hakikat kebenaran tentang kandungan ayat tersebut. Tugas kita hanya berusaha untuk memperbaiki diri dan melakukan berbagai keshalehan agar Allah memperkenankan kita berada di surgaNya nanti.





loading...

close ini