Jangan Sepelekan Perkara Penting Ini Ketika Memilih Pasangan Hidup

Diposting pada

Perkara Penting Yang Harus Diperhatikan Ketika Memilih Pasangan Hidup – Siapa yang tidak tahu dengan Ustadz Muhammad Arifin Ilham? Ustadz yang satu ini memang lebih banyak kita lihat dalam berbagai Majlis dzikir akbar yang disiarkan televisi. Namun tahukah tentang kisah hidup dari Ustadz tersebut?

Jangan Sepelekan Perkara Penting Ini Ketika Memilih Pasangan Hidup

Dalam pengajian rutin di Masjid Ad Dzikra Sentul Bogor, sang Ustadz mengisahkan tentang awal mula pernikahannya yang pertama dimana sebelum memutuskan menikahi istrinya yang sekarang, Ustadz yang berasal dari Banjarmasin itu telah melakukan taaruf dengan muslimah yang lain.

Saat menjajaki taaruf dengan akhwat tersebut, Ustadz Arifin sesegera mungkin menelepon ibundanya dengan maksud meminta saran dan restu sang ibu karena Ustadz ingin segera menikah dengan akhwat yang telah memikat hatinya. Namun bukannya dukungan yang didapat, justru sang ibunda langsung tidak menyetujui pilihan dari Ustadz Arifin. Yang lebih anehnya lagi sang ibu tidak pernah bertemu dengan wanita tersebut.

Dengan sikap ketaatannya kepada sang ibunda, Ustadz arifin kemudian menghentikan proses taaruf tersebut. Bagi beliau, keputusan ibunda yang telah mengandung, merawat dan membesarkannya lebih dihargai ketimbang wanita yang baru dikenalnya.

Setelah beberapa hari Ustadz Arifin memutuskan taaruf, ia pun bertemu dengan sosok muslimah yang kini menjadi istrinya yaitu Wahyuni. Suatu malam Ustadz bermimpi yang ia dapatkan karena shalat istikharah dimana dalam mimpi tersebut ia bertemu dengan Wahyuni. Setelah itu beliau menyampaikan mimpi tersebut kepada sang ibunda.

Subhanallah, ibunda yang tidak pernah melihat sosok tersebut sebagaimana akhwat yang pertama dan hanya mendengar dari mimpi sang ustadz, ternyata langsung menyetujuinya. Mungkin itulah naluri seorang ibu terhadap anaknya.

Dengan berbekal persetujuan dari sang ibunda, Ustadz yang menjadi pimpinan Majlis Ad Dzikra tersebut langsung melakukan khitbah dan menikah dengan Wahyuni. Ustadz Arifin berucap bahwa sangat mustahil ia bisa menikahi istrinya yang sekarang dan terus harmonis jika tidak ada restu dari sang ibunda.

Ternyata itulah hal penting yang banyak dilupakan oleh kita yang hidup di jaman serba canggih dan modern ini. Banyak kita lihat pasangan yang melanggar aturan ini. Sungguh sebuah restu dari orang tua akan berpengaruh besar terhadap kebahagiaan dan keberkahan rumah tangga yang dijalani.

Restu orang tua terutama ibunda memanglah sangat penting. Bahkan disebutkan bahwa keridhaan orang tua merupakan keridhaan dari Allah. Sudahkah kita menceritakan dengan sejujurnya tentang pasangan kita kepada orang tua agar bisa menikah? Apakah kita juga pernah meminta penjelasan dari orang tua tentang persetujuan maupun penolakan mereka akan calon yang kita sodorkan?

Sungguh sangat sedikit dari kita yang mau melakukan hal tersebut. kebanyakan justru melanggar dan melawan orang tua jika keinginannya tidak dituruti karena saking cintanya kepada pasangan kita. Orang tua dipaksa untuk menyetujui pilihan anaknya dan orang tua tidak dipandang sebagai pemberi saran atau nasihat.

Ingatlah !!! Sesungguhnya orang tua memiliki perasaan yang peka dan tepat akan diri Anda. Itu karena ia yang mengandung, membesarkan serta melahirkan Anda. Pantaslah jika pandangan sang ibu terhadap pilihan anaknya sangat tepat.

Kita yang menjadi anak hanya diliputi oleh perasaan cinta akan pasangan dan terbungkus oleh rayuan yang membuat kita lupa akan kenyataan. Oleh karena itu cobalah meminta saran dari ibu agar pilihan kita bisa menjadi sebuah pilihan yang terbaik.

Cobalah untuk duduk bersama dengan orang tua. Berilah penjelasan kepada mereka tentang calon yang ingin kita nikahi atau yang ingin menikahi kita. Mintalah pernyataan yang sejujurnya dari ibu dan ayah tentang calon yang kita pilih. Mintalah pula alasan mengapa mereka menyetujui ataupun menolaknya. Ini sangatlah penting sebab keridhaan orang tua akan memudahkan kita menjalani kehidupan rumah tangga bersama dengan pasangan.

Yakinlah bahwa orang tua ingin memberikan anaknya sesuatu yang terbaik. Yakinlah pula bahwa seorang ibu maupun ayah pasti menginginkan anaknya bahagia dan bisa menggapai rumah tangga yang harmonis hingga akhir hayat.

Wallahu a’lam.

Loading...