7 Keutamaan Malam Lailatul Qadar

Diposting pada

KabarMakkah.Com – Semua orang yang beriman pada Allah dan RasulNya pasti ingin berjumpa dengan malam Lailatul Qadar. Dalam setahun, malam yang penuh keistimewaan ini hanya bisa dijumpai sekali. Orang yang beribadah sepanjang tahun tentu lebih mudah mendapatkan kemuliaan malam tersebut karena ibadahnya rutin dibanding dengan orang yang beribadah jarang-jarang.

Postingan kabarmakkah kali ini akan melihat tentang berbagai keutamaan dan keistimewaan malam Lailatul Qadar daripada malam-malam di hari lainnya. Simak penjelasannya dibawah ini.

Keutamaan Malam Lailatul Qadar

1- Lailatul Qadar Adalah Waktu Diturunkannya Alqur’an

Abdullah Bin Abbas mengatakan, “Allah menurunkan Alqur’an secara utuh sekaligus dari Lauhul Mahfuzh ke Baitul Izzah yang ada di langit dunia. Kemudian Allah menurunkan Alqur’an pada Rasulullah secara terpisah sesuai dengan kejadian-kejadian yang terjadi selama 23 tahun.” (Tafsir Ibnu Katsir)

2- Lailatul Qadar Lebih Utama Dari 1000 Bulan

Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman,

لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ

“Lailatul Qadar itu lebih utama dari seribu bulan.” (QS. Al Qadar: 3).

An Nakho’i mengatakan, “Amalan di malam lailatul qadar lebih utama daripada amalan di 1000 bulan.” Imam Mujahid, Qotadah dan ulama lainnya berpendapat bahwa yang dimaksud dengan lebih baik daripada seribu bulan adalah sholat dan amalan pada malam lailatul qadar lebih utama daripada shalat dan puasa di 1000 bulan yang tidak terdapat lailatul qadar. (Zaadul Masir).

3- Lailatul Qadar Adalah Malam Penuh Keberkahan

Allah SWT berfirman,

إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةٍ مُبَارَكَةٍ إِنَّا كُنَّا مُنْذِرِينَ

“Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan.” (QS. Ad Dukhon: 3).

Malam penuh berkah ini adalah malam “lailatul qadar” dan ini sudah menunjukkan keistimewaan malam tersebut, apalagi dirinci dengan point-point selanjutnya.

Baca Juga: Fakta Malam Lailatul Qadar Yang Disembunyikan Oleh NASA

4- Malaikat dan Juga Ar Ruuh -Malaikat Jibril- Akan Turun di Malam Lailatul Qadar

Keistimewaan Lailatul Qadar lainnya adalah, di malam itu akan turun para malaikat ke bumi. Allah Subhanahu Wa Ta’ala telah berfirman,

تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا

“Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril” (QS. Al Qadar: 4)

Banyak malaikat yang akan turun pada Lailatul Qadar karena banyaknya keberkahan di malam Lailatul Qadar tersebut. Karena turunnya malaikat ke dunia menandakan turunnya berkah dan rahmat.

Seperti halnya ketika malaikat turun ketika ada yang membacakan Alqur’an, sebagaimana mereka akan mengitari orang-orang yang berada dalam majelis dzikir. seperti juga malaikat akan meletakkan sayap-sayap mereka pada penuntut ilmu karena malaikat sangat mengagungkan mereka. (Tafsir Ibnu Katsir)

5- Lailatul Qadar Disifati Dengan ‘Salaam’

Yang dimaksud ‘salam’ dalam ayat,

سَلَامٌ هِيَ حَتَّى مَطْلَعِ الْفَجْر

“Malam itu (Lailatul Qadar) penuh kesejahteraan sampai terbit fajar” (QS. Al Qadr: 5) yaitu penuh keselamatan di mana setan tidak dapat berbuat apa-apa di malam tersebut baik berbuat jelek atau mengganggu yang lain. Demikianlah kata Mujahid (Tafsir Ibnu Katsir).

Juga bisa diartikan bahwa sebab malam Lailatul Qadar tersebut, banyak yang selamat dari hukuman dan siksa karena mereka melakukan ketaatan pada Allah (pada malam tersebut). Sungguh hal ini menunjukkan keutamaan luar biasa dari Lailatul Qadar.

6- Lailatul Qadar Adalah Malam Dicatatnya Takdir Tahunan

Allah Ta’ala berfirman,

فِيهَا يُفْرَقُ كُلُّ أَمْرٍ حَكِيمٍ

“Di malam itu dijelaskan segala urusan yang penuh hikmah” (QS. Ad Dukhan: 4).

Ibnu Katsir dalam kitab tafsirnya menjelaskan bahwa penulisan takdir di lauhul mahfudh dalam setahun akan dirinci di malam Lailatul Qadar, juga akan dicatat ketentuan ajal dan rizqi. Demikian diriwayatkan dari Abdullah Bin Umar, Abu Malik, Mujahid, Adh Dhohak dan ulama lainnya.

Namun perlu dicatat -sebagaimana keterangan dari Imam Nawawi rahimahullah­ dalam Syarh Shahih Muslim bahwa catatan takdir tahunan tersebut tentu saja didahului oleh ilmu dan penulisan Allah. Takdir ini nantinya akan diperlihatkan pada malaikat dan ia akan mengetahui apa yang akan terjadi, lalu ia akan melakukan tugas sesuai dengan yang diperintahkan Allah padanya.

7- Dosa Setiap Orang Yang Menghidupkan “Malam Lailatul Qadar” Akan Diampuni Allah

Dari Abu Hurairah, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,

مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

“Barangsiapa melaksanakan shalat di malam lailatul qadar karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhori)

Alhafidz Ibnu Hajar Al Asqolani menjelaskan bahwa yang dimaksud ‘iimaanan’ (karena iman) adalah membenarkan janji Allah yaitu pahala yang akan diberikan (bagi orang yang menghidupkan malam lailatul qadar dengan beribadah). Sedangkan ‘ihtisaaban’ bermakna mengharap pahala (dari sisi Allah), bukan karena mengharap lainnya yaitu contohnya berbuat riya’. (Fathul Bari)

Ya Allah, mudahkan kami untuk meraih fadhilah dan keistimewaan malam Lailatul Qadar dengan kemampuan untuk mengisi 10 hari terakhir di bulan Ramadhan dengan berbagai amalan sholih. Amiin Ya Rabbal ‘alamiin.

Loading...