Ngaku NU? Udah Baca Qanun Asasi NU Belum?

Diposting pada

KabarMakkah.Com – Hadratus Syaikh Almukarrom KH. Hasyim Asy’ari sejak dulu telah mewanti wanti agar kaum nahdliyyin selalu berpegang teguh dengan ajaran Ahlussunnah Wal Jama’ah serta waspada dengan ajaran ajaran selain itu.

Peringatan beliau ini telah ditulis dalam Qanun Asasi Nahdlatul Ulama’, Dalam Undang Undang Dasar NU tersebut beliau juga menyisipkan sebuah hadits shohih seperti dibawah ini.

Qanun Asasi NU
Hadrotus Syeikh KH Hasyim Asy’ari – Image Cortesy Of Wikipedia

Ini adalah jam’iyyah yang lurus, bersifat memperbaiki dan menyantuni. Ia manis terasa di mulut orang-orang yang baik dan bengkal di tenggorokan orang-orang yang tidak baik. Dalam hal ini hendaklah anda sekalian saling mengingatkan dengan kerjasama yang baik, dengan petunjuk yang memuaskan dan ajakan memikat serta hujjah yang tak terbantah.

Sampaikan secara terang-terangan apa yang diperintahkan Allah kepadamu, agar bid’ah-bid’ah terberantas dari semua orang. Rasulullah SAW bersabda: “Apabila fitnah-fitnah dan bid’ah-bid’ah muncul dan sahabat-sahabatku di caci maki, maka hendaklah orang-orang alim menampilkan ilmunya. Barang siapa tidak berbuat begitu, maka dia akan terkena laknat Allah, laknat Malaikat dan semua orang.”

Di halaman 9 (sembilan) Qonun Asasi tersebut beliau mengatakan, bahwa Madzhab yang paling benar dan cocok untuk di ikuti di akhir zaman ini adalah empat Madzhab, yakni Syafi’i, Maliki, Hanafi dan Hanbali (keempatnya adalah Ahlussunnah Wal Jamaah).

Selanjutnya beliau berkata; “Selain empat Madzhab tersebut juga ada lagi Madzhab Syi’ah Imamiyyah dan Syi’ah Zaidiyyah, tapi keduanya adalah Ahli Bid’ah, tidak boleh mengikuti atau berpegangan dengan kata kata mereka.”

Masih banyak Qanun Asasi yang belum dituliskan disini, jika ingin membaca lebih lanjut silahkan menuju ke Qanun Asasi Nahdlatul Ulama’ Oleh KH Hasyim Asy’ari.

Sumber: IslamPosNU Online

Loading...