Kematian Membuat Orang Seperti Mengalami Mimpi, Lantas Berteriak-teriak Minta Tolong

Kematian Membuat Orang Seperti Mengalami Mimpi, Lantas Berteriak-teriak Minta Tolong

author photo
Kematian Membuat Orang Seperti Mengalami Mimpi, Lantas Berteriak-teriak Minta Tolong



Setiap orang pasti menghadapi kematian, namun kapan waktunya itu masih menjadi rahasia Allah SWT. 


Justru yang perlu dipersiapkan adalah memperbanyak amalan ibadah hingga bisa menjadi bekal kematian. 


Beberapa ulama menceritakan bagaimana proses kematian menjemput umat manusia. 


Ada beberapa tahapan yang akan dirasakan dan dihadapi orang setelah kematian menjemputnya. Berikut penjelasannya. 


1. Orang yang mati awalnya tidak menyadari bahwa dirinya mati. Dia merasa dirinya sedang bermimpi mati. 


Dia melihat dirinya ditangisi, dimandikan, dikafani, dishalati hingga diturunkan ke dalam kubur. 


Dia merasa dirinya sedang bermimpi saat dirinya ditimbun tanah. Dia berteriak-teriak tapi tidak ada yang mendengar teriakannya. 


2. Saat semua sudah pulang meninggalkannya sendirian di bawah tanah, Allah kembalikan ruhnya. 


Dia membuka mata, dan terbangun dari "mimpi” buruknya. 


3. Dia senang dan bersyukur, bahwa ternyata apa yang dia alami hanyalah sebuah mimpi buruk, dan kini dia sudah bangun dari tidurnya. 


4. Kemudian dia meraba badannya yang hanya diselimuti kain kafan sambil bertanya dengan nada kaget. 


5. “Dimana bajuku, kemana celanaku?” Lalu dia meraba sekelilingnya yang berupa tanah. 


“Dimanakah aku?” “Tempat apa ini?" Kenapa bau tanah dan lumpur?”


Kemudian dia mulai menyadari bahwa dia ada di bawah tanah, dan sebenarnya apa yang dialaminya bukanlah mimpi! 


Ya, dia sadar bahwa dirinya benar-benar telah mati. 


6. Berteriaklah dia sekeras-kerasnya, mmanggil orang-orang terdekatnya yang dianggap bisa menyelamatkannya. 


Semua dipanggil mulai ibu, ayah, kakek, nenek, kakak, adik, hingga para sahabatnya. 


7. Tidak ada seorangpun yang menjawab. Dia yang selama ini lupa pada Allah-pun ingat bahwa Allah adalah satu-satunya harapan. 


8. Menangislah dia sambil meminta ampun. “Ya, Allah…. Ya Allah….Ampuni aku ya Allah….!!!” 


9. Dia berteriak dalam ketakutan luar biasa yang belum pernah dirasakan sebelumnya sepanjang hidupnya. 


10. Jika dia orang yang rajin beribadah muncullah 2 malaikat dengan wajah tersenyum akan mendudukkannya dan menenangkannya, menghiburnya dan melayaninya dengan pelayanan yang terbaik. 


11. Jika dia sering meninggalkan ajaran agama maka 2 malaikat akan menambah ketakutannya dan akan menyiksanya sesuai keburukannya. 


12. Nabi Muhammad SAW bersabda: "Tiada penolong yang lebih utama derajatnya di sisi Allah pada hari kiamat daripada Alquran." 


"Bukan nabi, bukan malaikat dan bukan pula yang lainnya.” (Abdul Malik bin Habib-Syarah Ihya)." 


Al-Bazzar meriwayatkan dalam kitab La’aali Masnunah bahwa jika seseorang mati akan ada yang menemani. 


Ketika orang-orang sibuk dengan kain kafan dan persiapan pengebumian di rumahnya, tiba-tiba seseorang yang sangat tampan berdiri di kepala mayat. 


Ketika kain kafan mulai dipakaikan, dia berada di antara dada dan kain kafan. 


13. Setelah dikuburkan dan orang-orang mulai meninggalkannya, datanglah 2 malaikat. 


Yaitu Malaikat Munkar dan Nakir yang berusaha memisahkan orang tampan itu dari mayat agar memudahkantanya jawab. 


14. Tetapi si tampan itu berkata : ”Ia adalah sahabat karibku. Dalam keadaan bagaimana pun aku tidak akan meninggalkannya. 


Jika kalian ditugaskan untuk bertanya kepadanya, lakukanlah pekerjaan kalian. 


Aku tidak akan berpisah dari orang ini sehingga ia dimasukkan ke dalam syurga.” 


15. Lalu ia berpaling kepada sahabatnya dan berkata, “Aku adalah Alquran yang terkadang kamu baca dengan suara keras dan terkadang dengan suara perlahan. 


16. Jangan khawatir setelah menghadapi pertanyaan Munkar dn Nakir ini, engkau tidak akan mengalami kesulitan. 


17. Setelah para Malaikat itu selesai memberi pertanyaan, ia (Alquran) menghamparkan tempat tidur dan permadani sutera yang penuh dengan kasturi dari Mala’il A’la. (Himpunan Fadhilah Amal:609) 


18. Banyak riwayat yang menerangkan bahwa Alquran adalah pemberi syafa’at yang pasti dikabulkan Allah SWT.

Next article Next Post
Previous article Previous Post