Haji dan Umroh Mencegah Kefakiran dan Su'ul Khatimah

Haji dan Umroh Mencegah Kefakiran dan Su'ul Khatimah

 

Haji dan Umroh Mencegah Kefakiran dan Su'ul Khatimah


Diriwayatkan oleh Sahabat Jabir secara marfu', bahwa Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam bersabda, "Sekali-kali orang yang telah haji tidak akan jatuh miskin." (H.R Thabrani dan Bazzar targhib).


Syekh Maulana Muhammad Zakariyya Al Kandahlawi Rah.a dalam kitabnya Fadhilah Haji menuliskan bahwa di dalam hadits yang lain disebutkan bahwa memperbanyak haji dan umroh mencegah kefakiran.  


Dalam hadits yang lain disebutkan juga bahwa melakukan haji dan umrah secara terus-menerus menyebabkan terjaganya seorang dari su'ul Khatimah yakni kematian yang buruk.    


"Haji dan umroh terus menerus juga menjadi penghalang datangnya kefakiran," katanya.


Dalam sebuah hadits yang lain menyatakan bahwa Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam bersabda, 


"Berhajilah, maka kamu akan kaya. Berpergianlah kamu maka kamu akan sehat." 


Maksudnya kata Syekh Maulana pergantian air dan udara pada umumnya merupakan penyebab utama bagi kesehatan, dan ini telah dialami oleh Kebanyakan orang. 


Di dalam hadis yang lain dinyatakan bahwa haji dan umrah yang terus-menerus menjauhkan kefakiran dan dosa sebagaimana api menghilangkan karat dari besi.


Dalam sebuah hadis daif dikutip dari kitab At-Targhib, Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam bersabda, 


"Tidaklah seseorang merasa keberatan dan bakhil untuk membelanjakan harta dijalan yang disukai Allah melainkan ia akan membelanjakan hartanya lebih banyak lagi di jalan yang dimurkai Allah."


"Tidaklah seorang menangguhkan kepergiannya untuk menunaikan Haji karena suatu keperluan dari keperluan keperluan dunia, melainkan ia akan mendapati bahwa keperluan dunia itu akan ditangguhkan baginya sebelum ia menunaikan kewajiban hajinya; dan tidak seorang yang enggan pergi untuk menunaikan keperluan saudaranya yang muslim apakah keperluan saudaranya itu tertunaikan ataupun tidak, melainkan ia akan terjebak untuk membantu enam orang yang berbuat dosa."   

   

Next article Next Post
Previous article Previous Post