Dipuji WHO Terkait Haji 2020, Raja Salman: Kami Ingin Melindungi Tamu Allah

Dipuji WHO Terkait Haji 2020, Raja Salman: Kami Ingin Melindungi Tamu Allah

Dipuji WHO Terkait Haji 2020, Raja Salman: Kami Ingin Melindungi Tamu Allah


Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memuji Arab Saudi atas pelaksanaan ibadah haji yang dilaksanakan tahun ini sesuai dengan protokol kesehatan COVID-19. Bahkan, kegiatan ini disebut sebagai sebuah contoh yang harus ditiru.

Direktur WHO Dr Tedros Adhanom Ghebreyesu meminta negara-negara lain untuk bisa mengikuti contoh pelaksanaan haji tahun ini agar dapat diterapkan ke kehidupan sehari-hari.

"Ini adalah contoh sempurna dari pada yang bisa dilakukan negara-negara untuk menyesuaikan diri dengan situasi baru dan hidup berdampingan dengan virus dan melindungi kehidupan orang-orang," bunyi tulisan tersebut.

Selain itu, Adhanum juga memberikan selamat kepada seluruh umat Islam di dunia atas hari raya Idul Adha yang jatuh pada hari ini.

Ia mengingatkan bahwa adanya virus corona tidak akan menghentikan proses berjalannya kehidupan.

Namun, masyarakat harus bisa hidup berdampingan sambil melindungi diri sendiri dan juga orang lain di sekelilingnya. "Coronavirus tidak berarti bahwa kehidupan harus berhenti. Tetapi kita perlu belajar untuk hidup berdampingan dengannya sambil melindungi diri kita sendiri dan orang lain darinya," sambung dia.

Sementara itu, pelaksanaan ibadah haji tahun ini dilaksanakan secara terbatas dengan 1.000 jamaah untuk penyebaran virus corona. Pendaftarannya sendiri dilakukan secara online dengan standar yang ketat tanpa ada campur tangan orang lain.

Berikut 8 protokol pelaksanaan haji 2020:

1. Setiap jemaah melakukan isolasi diri di rumah masing-masing mulai tanggal 28 Dzulqaidah 1441 H

2. Semua jemaah harus masuk isolasi yang disediakan pemerintah Saudi pada 4 Dzulhijjah sebelum waktu Dzuhur

3. Jemaah akan melakukan haji ifrad dan mulai memasuki ihram dari Miqat Qarn Al Manazil (Taif)

4. Semua jemaah harus bekerja sama melaksanakan instruksi demi kesehatan dan keselamatannya

5. Supervisor, bus, dan WhatsApp grup akan tersedia untuk tiap 20 jemaah

6. Setiap jemaah akan menerima tiga tas perlengkapan haji (hajj kits) yang diperlukan selama menunaikan haji

7. Jemaah akan menuju Makkah dan tinggal di isolasi hingga 8 Dzulhijjah

8. WhatsApp grup dibuat untuk berkomunikasi, mengirim instruksi, dan menyediakan keperluan selama haji.

Sementara itu, Raja Salman mengatakan, bahwa Langkah Pemerintah kerajaan Arab Saudi dengan menerapkan protokol yang ketat hanya semata-mata ingin melindungi para Tamu Allah.

"Langkah haji yang kami lakukan tahun ini untuk melindungi tamu Allah," kata Raja Salman seperti dikutip dari Makkah News, Jumat (31/7).

Dia menambahkan, karena protokol kesehatan harus diberlakukan, maka petugas haji di Arab Saudi tahun ini bekerja lebih keras.

Dalam kesempatan serupa, Raja Salman juga menyampaikan selamat Idul Adha kepada seluruh umat Muslim dunia.

"Saya ucapkan selamat Idul Adha, semoga Allah memberikan kita berkah, kesehatan, dan kesejahteraan," sambung dia.

"Saya juga meminta kepada Allah agar menerima ibadah haji dan menerima doa dan mengangkat virus corona dari negara kami," kata Raja Salman.

Raja Salman pada Kamis (30/7) baru keluar dari rumah sakit. Ia dirawat lantaran harus menjalani operasi kantung empedu.
Next article Next Post
Previous article Previous Post