Ternyata Ini Kunci Sukses Berdagang Ala Nabi, Pedagang Silahkan Simak Baik-baik

Ternyata Ini Kunci Sukses Berdagang Ala Nabi, Pedagang Silahkan Simak Baik-baik

Ternyata Ini Kunci Sukses Berdagang Ala Nabi, Pedagang Silahkan Simak Baik-baik


Teladan paling jelas dari Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam adalah melihat cara beliau berdagang. Benar nabi Muhammad memanglah seorang pedagang ulung.Menjadi pedagang adalah profesi luhur dan dicintai baginda Nabi Saw. Profesi ini menurut para ulama bahkan lebih baik dibanding orang yang berprofesi kyai. Mengapa ?

Karena seorang pedagang atau pebisnis pasti memiliki pegawai dan kewajiban pedagang adalah menafkahi pegawai yang rezekinya itu dibawa untuk anak keluarganya.

Sementara Ustadz tidaklah demikian hanya untuk dirinya dan kadang mendapat imbalan dari orang lain bukan memberikan sesuatu kepada orang lain. Karena itu banggalah menjadi pedangang untuk menerapkan teladan nabi Shallallahu alaihi wasallam tersebut.

Bagamana kunci sukses cara beliau berdagang adalah: “Jangan jujur tapi tambahkan” Loh ini maksudnya bagaimana bukankah sebagai muslim harus jujur terutama dalam hal takaran dan timbangan, ternyata ini jawaban Baginda Rasulullah lewat kisah dibawah ini.

Rasul Shallallahu alaihi wasallam pernah memberi jawaban kepada pedagang muslim di Medinah yang kecewa karena untungnya kecil karena selalu jujur sesuai timbangan, sementara pesaingnya yahudi berani tidak jujur mengurangi timbangan demi mendapat keuntungan besar.

Akhirnya Nabi Shallallahu alaihi wasallam menjawab cara berdagang jujur tidak mengurangi timbangan itu salah harusnya tambahkan.

Sebagai contoh bila menjual kurma 1 kg setelah mencapai sesuai timbangan tambahkan berapa butir kurma lagi.

Hal ini kemudian dipraktekkan sesuai arahan Rasulullah…lambat laun pedagang muslim menjadi disukai pembeli dan dari mulut ke mulut tersiar kalau belanja ke orang muslim lebih di sukai karena berat timbangannya.

Ada satu rahasia penting dengan menambahkan dagangan kepada pembeli yakni secara tidak langsung itu adalah cara untuk selalu bersedekah.

Dengan demikian secara tidak langsung pedagang mendapatkan rezekinya secara berkah sesuai dengan doa makan yang sering kita baca:

Allahumma Bariklana Fiima Razaqtana Waqina 'Adzaabannaar

Yaa Allah, berkatilah rezeki yang engkau berikan kepada kami, dan peliharalah kami dari siksa api neraka.

Jadi selain rezeki jadi berkah terpelihara diri kita dari api neraka. Jadi bila kita kedepankan logika sudah diterima ya…ngasih tambahan bukannya rugi.

Wallahu a’lam
Next article Next Post
Previous article Previous Post