Lama Menduda, Ustadz Maulana Akhirnya Sadar Betapa Repotnya Menjadi Seorang Istri

Lama Menduda, Ustadz Maulana Akhirnya Sadar Betapa Repotnya Menjadi Seorang Istri

Lama Menduda, Ustadz Maulana Akhirnya Sadar Betapa Repotnya Menjadi Seorang Istri


Hj Nur Aliyah istri Ustadz Muhammad Nur Maulana atau yang akrab disapa Ustadz Maulana menghembuskan napas terakhir pada Minggu (20/1) sore.

Ia meninggal dunia karena kanker usus di usianya yang ke-41 tahun dan meninggalkan empat orang anak bersama Ustadz Maulana.

Semasa hidup, Ustadz Malauna mengenang Aliyah adalah sosok istri dan ibu yang solehah.

Bahkan Ustadz Maulana mengatakan istrinya itu tak memiliki dosa dengannya.

Kini menyandang status duda, Ustadz Maulana pun membiasakan diri mengurus anak-anaknya sendirian.

Dalam sebuah video yang ditayangkan TRANS TV, tampak keempat anak Ustadz Maulana sedang menunggu masakan sang ayah.

Bahkan, mereka juga sampai berteriak-teriak kelaparan.

"Papa, lapar!" begitu ujar keempat anak Ustadz Maulana.

Ustadz Maulana pun kelimpungan di dapur memasak telur goreng.

Di tengah proses memasak, Ustadz Maulana mendadak menyinggung butuh seseorang yang bisa membantu mengurus anak-anaknya.

"Nih, gara-gara di apartemen sebelum ke sini masih masak sendiri," ujar Ustadz Maulana.

Saking bingungnya, Ustadz Maulana memasukkan telur ke penggorengan sebelum minyaknya panas.

"Karena ini minyaknya belum panas, tapi anak saya yang panas," kata Ustadz Maulana saat masih mendengar anak-anaknya berteriak.

"Makanya saya ikut panas," sambungnya.

Tak sabar menunggu makanan tersaji, anak-anak Ustadz Maulana pun menyusul ke dapur.

"Ayah, lapar!" kata salah satu anaknya.

"Ya Allah iya, repot ya keliatannya ya," kata Ustadz Maulana.

Sontak, Ustadz kondang tersebut mengumumkan kalau membuka peluang bagi seseorang yang memiliki sifat keibuan untuk membantunya mengurus anak-anak.

"Nah, mungkin jamaah ada yang mau daftar bantu-bantu saya?" tukas Ustadz Maulana seraya terbahak.

"Boleh daftar ya, boleh daftar ya kalau mau ada yang mau bantu-bantu. Maksudnya bantu-bantu ngurus empat orang anak, wah pusing kan," kata Ustadz.

"Ya, namanya bapak sendiri, ngurus-ngurus anak empat, ya beginilah kerepotannya," tuturnya.
Next article Next Post
Previous article Previous Post