Menengok Rumah Reyot Hafiz Cilik Difabel Yang Diundang Naik Haji Oleh Ulama Arab

Diposting pada

Berita Haji – Rumah orang tua Alana Ragil Prasetyo (7), hafiz cilik yang juga penyandang difabel, berada di Desa Merden, Kecamatan Purwanegara, Banjarnegara. Rumah tersebut bisa dikatakan sangat sederhana. Meski hanya memanfaatkan potongan-potongan kayu namun mereka terlihat bahagia hidup di dalamnya.

Menengok Rumah Reyot Hafiz Cilik Difabel Yang Diundang Naik Haji Oleh Ulama Arab

Rumah yang hanya berukuran 7×3 itu menjadi tenpat tinggal Alana bersama kedua orangtuanya sejak tahun 2011. Hampir semua dinding rumahnya terbuat dari kayu, kecuali dinding bagian belakang karena menempel dengan tembok bangunan penggilingan padi.

Keadaan seperti itu membuat beberapa hewan liar kerap masuk ke dalam rumah. Rumah yang beratapkan seng itu tampak berada di tepi sawah.

“Seperti ular, tikus dan binatang yang ada di sawah lainnya sering masuk,” tutur Darsiah, ibunda Alana.

Orangtua Alana yang bekerja serabutan setiap harinya. Sampai saat ini belum mampu merenovasi rumah tersebut.

Selain tidak ada dana, rumah yang mereka tempati saat ini pun masih berdiri di atas tanah milik desa. Dengan begitu, rumah itu tidak bisa dibangun secara permanen.

Kendati demikian, Darsiah mengaku senang bisa tinggal bersama keluarganya di rumah tersebut. Meski hanya memiliki tiga ruangan, yakni ruang tamu, dapur dan 1 kamar tidur. Menurutnya, di rumah itu ia bisa berinteraksi dengan keluarga dan dengan Allah melalui doa-doanya.

“Saat ini yang tinggal di rumah ini hanya bertiga, yakni Alana, saya dan bapaknya,” katanya.

Meski merasa nyaman, namun Darsiah mengaku siap pindah jika sewaktu-waktu tanah tersebut akan digunakan untuk keperluan desa.

Lebih jauh, ia mengaku sudah pernah diberi bantuan untuk merehab rumah dari pemerintah kabupaten setempat. Namun, lantaran belum memiliki tanah untuk membangun rumah, sehingga hal tersebut belum terlaksana.

Baca Juga: Mengharukan, Bocah Difabel Ini Dapat Undangan Haji Khusus Dari Ulama Saudi

“Menunggu saya memiliki tanah dulu, nanti akan dibantu untuk pembangunan rumahnya. Tetapi sampai sekarang memang belum ada tanahnya,” pungkas Darsiah.

Loading...