Ditanya Kenapa Tak Tahan Ahok, Jaksa Agung Sewot dan Bernada Tinggi

Diposting pada

Pihak kejaksaan sudah melimpahkan berkas perkara kasus penistaan agama dengan tersangka Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok ke pengadilan. Ketika Jaksa Agung, HM Prasetyo ditanya Ditanya Kenapa Tak Tahan Ahok , ia terlihat sewot dan meninggikan suaranya.

Ditanya Kenapa Tak Tahan Ahok, Jaksa Agung Sewot dan Bernada Tinggi
Jaksa Agung, HM Prasetyo

“Sekarang saya balik bertanya, kenapa harus ditahan,” kata Prasetyo dengan nada tinggi kepada wartawan usai menggelar pertemuan tertutup dengan pihak Kejati (Kejaksaan Tinggi) Riau di Pekanbaru, Kamis (8/12/2016).

Ahok sendiri dijerat dengan Pasal 156a KUHAP tentang Penistaan Agama dengan ancaman 5 tahun penjara. Artinya, pihak kejaksaan punya kewenangan penuh untuk menahan Ahok. Apalagi kasus serupa pernah terjadi dan para tersangkanya ditahan.

Ketika hal itu dipertanyakan, Prasetyo kembali menegaskan kenapa harus ada penahanan terhadap Ahok.

“Kenapa tidak ditahan, karena ada kepentingan besar seperti Pilkada (Pilkada DKI Jakarta) dan lainnya. Jadi bagaimanapun setiap calon ada pendukungannya, jadi itu juga harus kita hargai,” ungkap Prasetyo.

Dia menegaskan bahwa saat ini pihaknya sudah menyelesaikan berkas perkara Ahok dan menyerahkannya ke Pengadilan Negeri Jakarta Utara.

“Sekarang kewenangannya ada di pengadilan. Terserah pengadilan mau menahan Ahok atau tidak,” pungkasnya. (Okezone)

Loading...