VIDEO: Mendengar Ucapan Nusron Wahid, Ustad Yusuf Mansur Beri Tausiyah Sambil Menangis Tersedu-sedu




Ustad Yusuf Mansur memposting kesedihannya sambil menangis tersedu-sedu usai Mendengar Ucapan Nusron Wahid ILC TV One.

VIDEO: Mendengar Ucapan Nusron Wahid, Ustad Yusuf Mansur Beri Tausiyah Sambil Menangis Tersedu-sedu


Ia meminta supaya anak-anak Indonesia tak bersikap kurang ajar terhadap para ulama muslim seperti yang dilakukan oleh Nusron Wahid.

Lewat akun instagram miliknya, @yusufmansurnew, Ia menegaskan untuk seluruh anak di Indonesia tidak boleh berkata kasar apalagi terhadap para ulama.

Yusuf Mansur mengutarakan kesedihannya itu sambil menangis dan bercucuran air mata. Sesekali Ia terlihat mengusap air mata yang jatuh di pipinya.

Berikut adalah pernyataan lengkap Yusuf Mansur yang berhasil setelah mendengar ucapan Nusron Wahid:

"Bismillahirohmanirohim, kepada adik-adik saya, anak-anak Indonesia, para remaja. Jangan ya, jangan ditiru melotot-melotot ke ulama. Jangan, jangan ditiru. Sesalah-salahnya ulama itu sebenar-benarnya kita. Jangan ditiru, yang suka maki-maki orang, jangan ditiru, yang suka bilang orang bodoh, goblok, tolol, jangan ditiru ya nak, jangan ditiru ya nak, jangan ditiru, jangan."

"Ustad juga banyak kesalahannya, banyak dosanya. Niru ustad juga yang baik-baik saja, yang buruk mah jangan ditiru. jangan. Enggak ada orang yang enggak punya keburukan. Semua orang punya keburukan."

"Saya dan kita semua, berdoa dan doakan pak Haji Nusron. Spy amarah. Apalagi sampe penuh amarah. Tdk arogan. Menghargai ulama, menghargai para guru, yang dari para gurunyalah Nusron bs baca Ayat Suci,"

"Kalau bukan dari para guru dan para ulama, yang terus bersambung kepada Rasul, darimana beliau dan kita semua bisa tau baca dan paham makna ayat demi ayat?".

"Satu hal. Nusron sahabat kita. Sama2 ummat Nabi. Adalah salah kalau kita yang malah saling berperang. Adalah salah kalau kita yang malah saling menyerang. Semoga tidak perlu lagi di antara kita saling menyerang sendiri. Jangan ampe salah milih musuh".

"Jadi, saling meluruskan boleh. Saling menasihari boleh. Tapi jadi saling bertikai, meledek, merendahkan, tidak menganggap satu sama lain, maka itu yg ga boleh. Hrs krn Allah semua. Dan yang terpenting, saling doa. Jangan biarkan justru kita yang saling berantem".

"Saya pribadi, banyak2 minta didoakan. Bertambah lagi pelajaran utk saya, anak bawang ini. Untuk menghargai orang2 tua, utamanya para guru dan ulama. Tidak meninggikan suara di hadapan ulama. Apalagi disaksikan jutaan orang, yg kelak akan jadi value tersendiri. Value yg ngeri kalau jd standar anak2 muda. Oh boleh ya? melotot dan ngomelin ulama? Ngeri sekali".

"Jangan sampe saya malah menghina dan merendahkan ulama, tanpa batas. Semua ulama jadinya. Dan itu berartu, ulama terdahulu, sampe ulama akhir zaman. Sedang, satu ulama saja, "beracun dagingnya". Maksudnya gmn?".

"Jika kita ga suka, apalagi saling merendahkan, membenci, ribut, sama ulama. Kitalah yang hancur. Kualat kalo bahasa gampangnya mah. Ini pelajaran tambahan lagi buat saya setelah liat rekaman ILC. Selain jadi ladang amal utk berdoa, mendoakan dan minta didoakan".

"Terus terang, saya nangis. Yaa Allah, selamatkan ummatnya Nabi ini. Apalagi ini Bulan Suci. Yaaa Allah, tolong lah kami. Hilangkan semua penyebab kami menjadi gaduh ini," tutupnya.

Berikut adalah VIDEO Ustad Yusuf Mansur Beri Tausiyah Sambil Menangis Tersedu-sedu,







loading...

close ini