Parah! Pria Ini Anggap Kemampuan Dimas Kanjeng Satu Level Dengan Mukjizat Nabi Sulaiman




Hingga saat ini pengikut Dimas Kanjeng masih percaya dengan kemampuan yang dimiliki oleh Dimas Kanjeng, Bahkan mereka meyakini bahwa kemampuan ini satu level dengan kemampuan mukjizat Nabi Sulaiman.

Parah! Pria Ini Anggap Kemampuan Dimas Kanjeng Satu Level Dengan Mu'jizat Nabi Sulaiman


Hal itulah yang salah satunya tetap membuat para pengikut Dimas Kanjeng masih bertahan di padepokan meski Dimas Kanjeng sudah ditetapkan oleh pihak kepolisian sebagai tersangka utama kasus pembunuhan dan penipuan.

Bukan hanya mengeluarkan uang, para pengikut Dimas Kanjeng percaya bahwa pimpinannya mampu mengeluarkan makanan, buah-buahan, bahkan motor. Apakah ada cara atau teknik tertentu dari Dimas Kanjeng saat menunjukkan kemampuan khususnya itu?

Hermanto, salah satu tim program Yayasan Padepokan Dimas Kanjeng mengatakan bahwa dia tidak tahu itu, tetapi dia percaya dan meyakini kemampuan Dimas Kanjeng. Hermanto menyebut itu bukan sulap dan bukan sihir, melainkan ilmu semata yang telah dipelajari Dimas Kanjeng selama ini.

"Kalau memproses uang itu tidak hanya di padepokan (ini) saja, tetapi juga di Jember, Situbondo saat Yang Mulia (sebutan untuk Dimas Kanjeng) diundang ke sana," ujar Hermanto.

Selain mengeluarkan uang dari balik badannya dan mengeluarkan makanan, Hermanto menyebut kemampuan Dimas Kanjeng yang lain. Hermanto pernah melihat Dimas Kanjeng tiba-tiba saja memberikan sebuah jam kepada seseorang. Jam itu tiba-tiba saja ada di tangan Dimas Kanjeng saat tangan itu terangkat ke udara.

"Tangannya ke atas, seperti mengambil sesuatu. Tiba-tiba sudah ada jam di tangan yang mulia. Jam itu kemudian diberikan ke orang," cerita Hermanto.

Kemampuan lain yang pernah dilihat Hermanto adalah Dimas Kanjeng mengeluarkan uang tetapi bukan dari balik badannya, melainkan langsung dari tangannya. Hal itu terjadi saat junjungannya itu bersalaman.

"Saat bersalaman setelah istigasah, ada satu pengikut yang selalu mendapat uang. Hanya orang itu saja yang mendapat uang saat bersalaman dengan Yang Mulia. Dia orang Jember," lanjut Hermanto.

Yang dilihat Hermanto adalah tiba-tiba saja uang itu ada di tangan Dimas Kanjeng saat bersalaman dengan orang tersebut. Jumlahnya Rp 1 juta. Dan tidak hanya sekali melainkan berkali-kali.

"Memang tak bisa dipercaya, uang itu tiba-tiba ada di tangan Yang Mulia. Tidak mengambil dari mana-mana. Padahal saat itu Yang Mulia juga bersalaman dengan pengikut yang lain yang antre bersalaman," kata Hermanto.

Kemampuan Dimas Kanjeng yang diceritakan Hermanto adalah saat pria yang mempunyai nama asli Taat Pribadi itu memenuhi peti dengan uang. Peti penuh berisi uang tiba-tiba saja muncul di gudang padepokan.

"Yang Mulia hanya berdoa saja lalu kami disuruh ke gudang untuk mengambil peti itu. Dan memang benar ada, peti itu ada," cerita Hermanto sambil tangannya menangkup seperti orang berdoa menirukan Dimas Kanjeng saat melakukan itu.

Gudang tersebut, kata Hermanto, tidak begitu luas, ukurannya hanya 3x3 meter. Dan peti berukuran 1x1,5 meter penuh berisi uang sudah ada di sana. Diperlukan delapan orang untuk menggotongnya keluar gudang. Hermanto menyebut Dimas Kanjeng melakukannya sebanyak 16 kali yang berarti ada kemunculan 16 peti uang dari dalam gudang.

"Setelah peti kami bawa ke hadapan Yang Mulia, beliau berdoa lagi dan kami disuruh ke gudang lagi. Dan peti uang itu ada lagi," kata Hermanto

Pria asal Sumenep itu meyakini bahwa Dimas Kanjeng tidak berbeda dengan orang berilmu yang mampu memindahkan singgasana Ratu Bilqis di hadapan Nabi Sulaiman sebelum ia memejamkan mata. Hermanto meyakini Dimas Kanjeng mempunyai ilmu kun, atau orang biasa menyebutnya ilmu kun fayakun.

Dan Dimas Kanjeng, kata Hermanto, adalah seorang Wali Ghani, Ghani sendiri berarti kaya, yang mempunyai sifat Kasyaf yaitu sifat kelebihan atau terbuka yang diberikan kepada orang yang kedudukannya luar biasa di hadapan Tuhan.

Menurut Hermanto, orang Islam sekarang tidak mempelajari Islam secara utuh. Padahal Islam bisa ditinjau dari segala aspek, termasuk aspek mistisme, aspek yang jarang dipelajari orang.

"Seperti ada cerita orang pintar yang menebarkan jala di halaman rumah. Setelah jala ditarik, yang didapat adalah ikan," tandas Hermanto.

Hingga saat ini, kehebatan Dimas Kanjeng baru sebatas cerita dari pengikut. Dia sempat diminta menunjukkan kemampuan itu di Mapolda Jatim, namun urung karena pria bernama asli Taat Pribadi tersebut mengaku sedang pusing dan jinnya kabur.

Baca Juga:








loading...

close ini