Resah Banyak Uang Hilang Karena Sosok Tuyul, Warga Daerah Ini Diminta Perbanyak Baca Qur’an




Resah Banyak Uang Hilang Karena Sosok Tuyul, Warga Daerah Ini Diminta Perbanyak Baca Qur’an
Warga tunjukkan poster terkait isu tuyul (Andrian Salam Wiyono/Merdeka.com)
Resah Banyak Uang Hilang Karena Sosok Tuyul, Warga Daerah Ini Diminta Perbanyak Baca Qur’an

Banyaknya isu uang hilang akibat ulah sosok tuyul yang dialami oleh sebagian warga Ujungberung Bandung, membuat keresahan bagi warga yang lainnya. Melihat fenomena tersebut, MUI Jabar pun menghimbau kepada masyarakat agar tidak perlu takut dan sebaiknya membentengi diri dengan iman serta ketakwaan kepada Allah.

Salah satu daerah yang mengalami kejadian tersebut adalah Kampung Ciseupan RW 13 Kelurahan Pasir Jati, Kecamatan Ujungberung, Bandung. Dari penuturan para saksi dan korban diketahui bahwa ada sosok makhluk gaib berkepala botak yang sering berkeliaran di kampung mereka.

Dilansir dari Merdeka (11/8/2016), Sekretaris MUI Jabar, Rafani Achyar kemudian menghimbau agar masyarakat menggemarkan baca Qur’an sehabis maghrib agar tuyul takut.

“Saya anjurkan coba habis maghrib baca Al Qur’an, dibiasakan, Walikota Bandung (Ridwan Kamil) sudah punya program setiap rumah ada ngaji, pasti tuyul takut,” ucapnya.

Rafani juga menambahkan bahwa untuk mengusir makhluk gaib maka perlu dilakukan sesuatu yang membuatnya takut, bukannya malah mengundang mereka kembali.

“Resah iya saya paham. Tapi kalau kembali pada cara saya anjurkan, itulah mengusir tuyul. Coba uang disimpan, tapi disimpan dengan doa juga. Pasti tidak akan datang,” tuturnya.

Dikatakan juga bahwa umat islam harus percaya bahwa ada makhluk gaib seperti tuyul dan yang lainnya di dunia ini. Namun meski begitu bukan berarti harus ditakuti atau bahkan menguasai diri manusia.

“Bahwa setan itu ada iya. Eksistensi setan itu ada. Dan mereka mempunyai kemampuan macam-macam. Tapi jangan mempercayai setan itu bisa menundukkan dan menguasai kita. Apalagi kalau setelah itu menimbulkan syirik. Kita hanya boleh percaya setan, bahwa setan itu punya eksistensi. Jangan malah jadi syirik,” pungkasnya.

Baca Juga:








close ini