Meski Sibuk, Kepala Awak Kabin Ini Tetap Sempatkan Shalat Saat Pesawat Mengudara




Meski Sibuk, Kepala Awak Kabin Ini Tetap Sempatkan Shalat Saat Pesawat Mengudara
Kepala awak kabin sedang shalat (Dokumentasi pribadi Ahmad Rosyadi)
Meski Sibuk, Kepala Awak Kabin Ini Tetap Sempatkan Shalat Saat Pesawat Mengudara

Shalat merupakan ibadah utama seorang muslim. Bahkan dikatakan bahwa siapa yang meninggalkan dengan sengaja shalatnya, maka orang tersebut sudah keluar dari keislaman. Sebagaimana yang dikatakan Rasulullah bahwa pembeda antara orang islam dan orang kafir adalah shalat. Tak heran jika seorang muslim akan sekuat tenaga melaksanakannya meskipun dalam keadaan sibuk.

Salah satunya adalah yang dilihat oleh seorang penumpang bernama Ahmad Rosyadi ketika menaiki pesawat Garuda Indonesia GA 605 dengan penerbangan Makassar-Jakarta pada hari Jumat (5/8/2016). Saat itu ia baru selesai dari keperluannya di toilet dan mendapati kepala awak kabin atau yang disebut Purser tengah menghamparkan sajadah dekat pintu pesawat bagian depan.

Ahmad pun bertanya, “Arah kiblat kemana pak?”

Purser itu kemudian menjawab sembari tersenyum, “Kalau di angkasa menghadap kemana saja. Cuma saya sering melihat orang arab shalat di pesawat selalu berdiri. Jarang duduk.”

Setelah mendengar jawaban tersebut, Ahmad kemudian kembali lagi ke tempat duduknya dan melihat waktu menunjukkan pukul 14.25 WITA. Dalam pikirnya kemungkinan kepala awak kabin tersebut sedang melaksanakan shalat Dzuhur atau bisa juga menjamak antara Dzuhur dan Ashar karena ia tidak menanyakan sebelumnya.

Atas rasa kepenasarannya, Ahmad kemudian kembali lagi ke depan dan mendapati Purser tersebut sedang bersujud. Tak ingin melewatkan momen inspiratif tersebut, Ahmad pun memotretnya. Sementara itu ada seorang pramugari yang berada di sana dan hanya tersenyum saat Ahmad mengambil gambar atasannya.

Meski Sibuk, Kepala Awak Kabin Ini Tetap Sempatkan Shalat Saat Pesawat Mengudara
Kepala awak kabin tetap laksanakan sholat di pesawat yang mengudara (Dokumentasi pribadi Ahmad Rosyadi)
Ahmad pun kemudian duduk kembali sebelum sang kepala awak menyelesaikan shalatnya.

Dalam hatinya, Ahmad begitu malu karena selama menaiki pesawat, ia tak pernah melaksanakan shalat meski saat itu penerbangannya memakan waktu 12 jam. Baginya kesulitan untuk berwudhu menjadi penghalangnya. Sementara berkaitan dengan tayamum, ia masih berpegang pada ulama yang menyatakan bahwa debu di kursi pesawat bukanlah debu untuk tayamum. Lain halnya jika melakukan penerbangan selama 1 sampai 2 jam karena ia bisa melakukannya sebelum atau sesudah penerbangan.

Namun sosok kepala awak kabin tersebut telah mengingatkannya untuk senantiasa shalat dimana pun berada. Terlebih lagi Purser tersebut sedang melaksanakan tugasnya menjaga kebutuhan dan keselamatan para penumpang.

Maka ketika pesawat sudah mendarat, Ahmad pun berucap kepada Purser yang diketahui bernama FH Sancaya dan berusia sekitar 40-45 tahun tersebut bahwa ia tadi mengambil fotonya saat sedang sholat.

Ia pun hanya tersenyum mendengar hal tersebut.

Baca Juga:


Semoga Allah senantiasa mengingatkan kita semua untuk melaksanakan sholat lewat berbagai kisah yang inspiratif agar kita tidak lalai dari ibadah wajib tersebut. Aamiin