Gara-gara Sprinkle Dibuat Jemuran, Kamar Jamaah Haji Pun Kebanjiran




Kamar jamaah haji Indonesia di lantai 4 Pemondokan 410 di hotel Holiday Inn, Aziziah Makkah, mengalami kebanjiran pada Ahad (28/8) kemarin.

Pasalnya, sprinkel (mesin otomatis penyemprot air jika terjadi kebakaran) di kamar hotel tersebut dibuat jemuran sehingga airnya terus bocor dan menggenangi ruang hingga keluar ke lorong jalanan hotel.

Gara-gara Sprinkle Dibuat Jemuran, Kamar Jamaah Haji Pun Kebanjiran


"Tadi, setelah ada laporan dari Sektor 4 bahwa ada sprinkel yang bocor, kita langsung turun ke lapangan ke hotel Holiday Inn lantai 4,"  kata Arsyad Hidayat, Kadaker Makkah ketika ditemui di ruang kerjanya di Syisah, Makkah, Ahad (28/8).

Hanya satu kamar yang sprinkelnya bocor. Tapi, karena sprinkelnya berputar-putar terus, air meluber hingga menggenangi dua kamar sebelahnya. Air juga meluber ke lorong jalan hotel.

Sprinke menyala bukan karena ada kebakaran. Tapi, kata Arsyad, sprinkel menyemburkan air karena perilaku jamaah yang menjadikannya sebagai jemuran. "Sprinkle kan di atas, nah itu lalu dipakai untuk gantungan jemuran," katanya.

Arsyad semula tidak yakin bahwa jamaahnya adalah seorang nenek. Tapi, ternyata benar bahwa jamaah yang memanfaatkan sprinkel jadi jemuran adalah nenek-nenek.

Dengan menggunakan tas, si nenek naik untuk mengikatkan tali ke sprinkel lalu menyambungkannya ke titik lain untuk bikin tali jemuran. "Sprinkel itu kan kecil dan sensitif sekali jika kena sentuhan," katanya. "Ternyata dia kaget juga langsung kena air, lalu lari keluar kamar."

Si nenek dipindahkan ke kamar atas sampai kamarnya selesai dibersihkan dan direnovasi akibat sprinkel bocor tersebut.

Belajar dari peristiwa tersebut, Arsyad mewanti-wanti para jamaah haji agar tidak melakukan sesuatu di luar tempatnya, seperti membuat tempat jemuran darurat maupun merokok sembarangan. "Di hotel-hotel tertentu ya itu sangat sensitif ketika mereka merokok langsung berbunyi alarm dan itu sering terjadi. Jadi saya minta pada jamaah haji untuk sekarang ditahan dululah merokoknya atau kalau mau merokok ya silahkan tapi jangan di dalam kamar," tegas Arsyad.




loading...

close ini