Nyumpahin Anak Itu Yang Baik-baik Aja, Biar Bisa Jadi Gubernur Kayak Si Doel




Apakah Anda Masih ingat dengan sinetron legendaris 'Si Doel Anak Sekolahan'?

Ya, Si Doel Anak Sekolahan adalah sinetron Indonesia yang pertama kali ditayangkan di stasiun TV RCTI pada tahun 1994.

Disutradarai dan dibintangi oleh Rano Karno sebagai Doel, sinetron ini berkisah mengenai kehidupan Doel dan keluarganya.

Nyumpahin Anak Itu Yang Baik-baik Aja, Biar Bisa Jadi Gubernur Kayak Si Doel


Selain Rano Karno sebagai aktor utama, sinetron ini juga dibintangi oleh Maudy Koesnaedi, Cornelia Agatha, Aminah Cendrakasih, Mandra, dan Benyamin Sueb.

Si Doel Anak Sekolahan ketika pertama kali ditayangkan langsung melejit menjadi salah satu acara paling terkenal dan mengalahkan popularitas serial asing yang saat itu mendominasi televisi Indonesia.

Nah, baru-baru ini sebuah akun Facebook milik Ipung Naonsyah memposting sebuah video lucu yang juga menggelitik. Video tersebut memperlihatkan potongan adegan ketika Benyamin yang berperan sebagai Babe memarahi anaknya Si Doel.

"Jangan cuman jadi supir opret aja lo, jadi dong gubernur!" ucap Benyamin dalam video tersebut.

Hal yang sangat menggelitik namun kalimat Babe tersebut kini menjadi kenyataan. 20 tahun kemudian, Si Doel benar-benar menjadi seorang gubernur.

Ya, Rano Karno memang sekarang menjabat sebagai Gubernur Banten. Simak videonya di bawah ini.


Para pembaca yang budiman,

Sebagai orang tua, terlebih Ibu, harusnya berhati-hati ketika ingin menyumpahin anak atau mengumpatnya. Berikut adalah kisah nyata seorang ibu yang hobi mengumpat akhirnya jadi kenyataan.

Kisah ini dituturkan oleh sahabat saya yang memiliki ibu dengan kebiasaan mengumpat, nyumpahin dan mengucapkan kata-kata sumpah serapah. Sampai sekarang umpatan dan sumpah ibunya itu masih terus dia ingat.

Kenapa dia teringat terus ingat sumpah ibunya itu, bahkan sampai dia sudah punya cucu saat ini? Ini semua karena sumpah almarhumah ibunya yang diucapkan lebih dari setengah abad lalu benar-benar terbukti padanya dan para saudaranya.

Sebagai anak sulung, sahabat saya adalah anak yang paling rajin membantu ibunya daripada saudaranya yang lain sehingga sang ibu tak pernah mengeluarkan kata-kata kotor untuknya. Sebaliknya adik-adiknya tidak serajin sang kakak. Karena itulah sang ibu jengkel dan sering mengumpat dan nyumpahin adik-adiknya.

Dalam kondisi marah, sang ibu secara refleks sering mengeluarkan kata-kata sumpah serapah jika besar nanti adik-adiknya hanya akan menjadi seorang babu (pembantu) dan susah rezekinya. Sang kakak akan jadi bos dan mudah rezeki. Tahukah anda? Ternyata sumpah sang ibu kini terbukti setelah mereka beranjak dewasa.

Sahabat saya yang merupakan anak sulung kini benar-benar menjadi bos di sebuah perusahaan konveksi, sementara adik-adiknya malah menjadi buruh kasar bahkan ada yang menjadi TKW sampai negeri tetangga. Kehidupan sang kakak lebih dari sekedar cukup dan sebaliknya hidup saudara yang lain selalu kekurangan meski gaji mereka bisa dikatakan cukup bagi kebanyakan orang.

Dari kisah sahabat saya ini, semoga kita semua bisa mengambil hikmah dan pelajaran bagi orang tua, terutama para ibu. Jagalah selalu ucapan anda.

Sekali lagi, ucapan bisa jadi doa, dan doa seorang ibu bisa mengalahkan doa 1000 ulama sekalipun. Oleh karenanya berilah ucapan yang baik bagi anak-anak anda, Sekalipun harus nyumpahin maka sumpahilah yang baik-baik saja untuk anak Anda. Seperti disumpahin jadi gubernur kayak Si Doel atau jadi ilmuwan seperti Habibie dll.

Karena jika orang tua bersumpah atau menyumpahi anaknya, biasanya disaksikan Allah, Malaikat, orang-orang shaleh juga makhluk ciptaan Allah lainnya yang tak kasat mata.

Semoga bermanfaat, salam sukses untuk Anda.




loading...