Terungkap Sudah Rahasia Mudahnya Menghafal Al Quran




KabarMakkah.Com - Al Qur’an adalah induk dari semua ilmu. Maka seorang penuntut ilmu sudah sepatutnya meletakkan Al Qur’an di depan ilmu-ilmu lainnya yang ia pelajari. Dengan demikian ia tidak akan tersesat dan tidak akan menyesatkan. Maka sesungguhnya ilmu yang paling berhak dihafal sebelum yang lainnya adalah Al Qur’an. Ia adalah sumber dari segala sumber hukum, yang menjadi tuntunan arah manusia.

Akan tetapi, ketika kita mencoba untuk menghafal Al Qur’an banyak kendala yang menjadikannya begitu sulit. Berikut ini kami ulas beberapa rahasia mudahnya menghafal Al Qur’an yang mudah-mudahan membantu Anda yang kini tengah menjalankan proyek menghafal Al Qur’an namun tersandung batu hambatan.
Belajar menghafal quran

1. Tidak Terburu-Buru, Tidak Menunda-Nunda

Penyakit pertama bagi para penghafal Qur’an adalah ingin buru-buru hafal seluruh surat. Kita terlalu terburu-buru ingin pindah dari satu ayat ke ayat yang lain. Padahal sebenarnya ayat sebelumnya pun belum terlalu hafal. Jika ini terjadi, maka hafalan kita akan kacau dan terbalik-balik.

Lalu penyakit kedua yang sering hinggap adalah menunda-nunda waktu untuk menghafal. Maka konsistenlah. Jika kita telah menetapkan waktu menghafal misalnya antara waktu magrib sampai isya maka lakukanlah, paksakanlah. Lawan pikiran untuk menundanya nanti dan nanti, karena jika pikiran ini dituruti, akhirnya kita akan menghabiskan waktu yang Allah berikan tanpa pernah menghafalkannya.

Nonton TV delapan jam lamanya saja betah, tapi menghafal Qur’an baru lima menit saja kok sudah capek? Ingatlah satu huruf melahirkan pahala sepuluh kebaikan lho...

2. Menghafal Bukan Untuk Khatam

Jika kita frustasi karena hafalan tidak juga bertambah, maka luruskan kembali niat kita. Ingat bahwa menghafal bukanlah untuk khatam, namun untuk setia bersama Al Qur’an. Untuk setia selalu menghabiskan hari-hari bersamanya. Dan lebih lanjutnya, untuk lebih dekat dengan pemilik kalam tersebut. Jadi nikmati saja saat-saat kita menghafal, jangan berpikir akan hasil. Pikirkanlah bahwa Allah bukan hanya menilai hasil namun juga menilai proses.

3. Hafalkanlah Sesuap Demi Sesuap

Apabila di depan kita ada sepiring nasi dan lauk-pauknya yang menggiurkan di saat-saat perut super duper keroncongan, maka ketika makan tetap saja yang dimasukkan ke dalam mulut adalah satu sendok demi satu sendok. Kita tidak menjejalkannya sekaligus ke mulut kita kan? Dengan makan sesuap demi sesuap, makanan akan terasa lebih nikmat ketimbang langsung dijejalkan ke dalam mulut dalam jumlah banyak.

Begitu pula dengan Al Qur’an. Janganlah terlalu banyak menghafalkannya dalam satu waktu. Bahkan ustadz Yusuf Mansyur terkenal dengan konsep ODOA-nya (One Day One Ayat). Jadi dalam satu hari hanya menghafal satu ayat. Selain tidak akan terasa berat, hafalan pun akan menempel dengan kuat.
Hafalkanlah sedikit demi sedikit saja, agar nikmatnya kebersamaan dengan Al Qur’an lebih terasa indah.

4. Senang Dirindukan Ayat

Tahukah sahabat, bahwa ayat-ayat yang tidak juga menempel di memori kita itu artinya ayat-ayat tersebut merindukan diri kita. Ia ingin agar kita membukanya kembali, ia ingin kita membacanya kembali. Jadi buka dan baca saja lagi ayat tersebut dan katakan pula: “I miss you too...” :)

Berlama-lamalah dengannya, baca juga arti dan tafsirnya. Siapa tahu ia adalah jawaban dari masalah kita. Siapa tahu ia adalah jawaban dari keluh kesah kita selama ini. Jadi semangatlah jika ada ayat yang susah dihafal. Senanglah karena kita menjadi orang yang dirindukan ayat.


Keempat rahasia mudah menghafal Al Qur’an itu takkan pernah membantu sama sekali jika kita hanya membacanya. Jadi tunggu apa lagi, ayo segera hafalkan Al Qur’an sumber pedoman kita!





loading...

close ini