Tak Perlu Risaukan Rizkimu .. | Sebuah Tausiyah dari Imam Masjid Quba Yang Menggetarkan Hati

Diposting pada

Ada beberapa pemilik ijazah yang sampai sekarang belum mempunyai pekerjaan dan juga belum memiliki penghasilan tetap..

Tak Perlu Risaukan Rizkimu

Dan ada pula dari mereka yang bahkan tidak bisa membaca dan menulis..

Namun Allah selalu berikan kenikmatan dan keberkahan rejeki pada mereka..

RAHASIANYA adalah: Perintahkan keluargamu untuk mendirikan sholat dan bersabar menjalani kehidupan

Suatu ketika, Datang seseorang dari mereka pada orang shalih

Mengadukan naiknya harga-harga bahan barang pokok

Orang sholih ini menjawab: Aku tak peduli

Demi Allah aku tak peduli sekalipun harga sebiji gandum adalah satu dinar

Kewajibanku adalah mengabdi padaNya, seperti yang diperintahkanNya

Dan kewajiban Allah memberiku rizki seperti yang dijanjikannya

“Tidaklah Kuciptakan jin dan manusia kecuali supaya mereka beribadah kepada-Ku.” (QS. adz-Dzariyat: 56)

Aku (Allah) tak mengharapkan rizki dari manusia

Dan Aku (Allah) Tak meminta makanan dari mereka

وَأْمُرْ أَهْلَكَ بِالصَّلَاةِ وَاصْطَبِرْ عَلَيْهَا لَا نَسْأَلُكَ رِزْقًا نَحْنُ نَرْزُقُكَ وَالْعَاقِبَةُ لِلتَّقْوَى

Dan perintahkanlah kepada keluargamu untuk mendirikan shalat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezeki kepadamu, Kamilah yang memberi rezeki kepadamu. Dan hasil (yang baik) itu adalah bagi orang yang bertakwa.” (QS Thaha: 132).

Suatu ketika, Nabi Muhammad SAW pernah bertanya pada Jibril sambil menangis,

“Wahai Jibril, apakah nanti umatku akan menyia-nyiakan sholat?”

“Benar, wahai Muhammad, akan ada beberapa kaum dari umatmu yang menjual seluruh agama mereka demi dunia yang sedikit ini, mereka akan mengabaikan sholat, mengakhirkan sholat (hingga keluar dari waktunya), dan memperturutkan hawa nafsu. Bagi mereka satu dinar (uang) lebih berharga daripada sholat.”

Ya Rabb, Bagaimana keadaan manusia akan membaik

Dan bagaimana pula manusia bisa terbimbing pada kebaikan

Jika dia tidak menjaga sholat-sholatnya

Bukankah sholat yang bisa mencegah perbuatan keji dan munkar

Tidakkah engkau tahu betapa luar biasanya kedudukan ibadah sholat di sisi Allah?

Tidakkah cukup bagimu untuk mengetahui, bahwa perintah sholat ini diturunkan Allah pada Nabi langsung dari atas langit tujuh?

Tidakkah cukup bagimu mengetahui keagungan sholat di sisi Allah

Allah perintahkan nabi untuk mengerjakan sholat 50 kali dalam sehari

Sampai akhirnya diringankan untuk kita hanya lima waktu dalam sehari

Dan sholat lima waktu ini setara dengan pahala lima puluh sholat

Ingatlah saudaraku, Sholat adalah cahaya

Bagaimana bisa kau berjalan dalam gelap

Banyak yang terkapar

Banyak yang mengadukan masalahnya

Obat mereka hanyalah bergabung dalam barisan sholat

Banyak dari mereka yang galau dan putus asa dalam menjalani kehidupan

Obat mereka adalah memasuki rumah-rumah Allah

Bergabunglah dengan barisan orang-orang yang sedang sholat!!

(function(d, s, id) { var js, fjs = d.getElementsByTagName(s)[0]; if (d.getElementById(id)) return; js = d.createElement(s); js.id = id; js.src = “//connect.facebook.net/en_GB/sdk.js#xfbml=1&version=v2.3”; fjs.parentNode.insertBefore(js, fjs);}(document, ‘script’, ‘facebook-jssdk’));

Saudaraku, Orang yang meninggalkan sholat karena dilalaikan oleh urusan dunia akan celaka nasibnya, berat siksanya, merugi perdagangannya, besar musibahnya, dan panjang penyesalannya.

Dengarkanlah nasihatku tentang nasib orang yang meninggalkan sholat, baik semasa hidup maupun setelah meninggal. Sesungguhnya Allah merahmati orang yang mendengarkan nasihat kemudian memperhatikan dan mengamalkannya.

Abu Hurairah RA meriwayatkan, “Setelah Isya’ aku bersama Umar bin Khattab RA pergi ke rumah Abu Bakar AsShiddiq RA untuk suatu keperluan. Sewaktu melewati pintu rumah Rasulullah SAW, kami mendengar suara rintihan. Kami pun terhenyak dan berhenti sejenak. Kami dengar beliau menangis dan meratap.

Ahh…, andaikan saja aku dapat hidup terus untuk melihat apa yang diperbuat oleh umatku terhadap sholat. Ahh…, aku sungguh menyesali umatku.”

Wahai Abu Hurairah, mari kita ketuk pintu ini,” kata Umar RA. Umar kemudian mengetuk pintu.

Siapa?” tanya Aisyah RA.

Aku bersama Abu Hurairah.” Jawab Umar

Kami meminta izin untuk masuk dan ia mengizinkannya. Setelah masuk, kami lihat Rasulullah SAW sedang bersujud dan menangis sedih, beliau berkata dalam sujudnya:

Duhai Tuhanku, Engkau adalah Waliku bagi umatku, maka perlakukan mereka sesuai sifat-Mu dan jangan perlakukan mereka sesuai perbuatan mereka.”

Ya Rasulullah, ayah dan ibuku menjadi tebusanmu. Apa gerangan yang terjadi, mengapa engkau begitu sedih?

Wahai Umar, dalam perjalananku ke rumah Aisyah sehabis mengerjakan sholat di masjid, Jibril mendatangiku dan berkata, “Wahai Muhammad, Allah Yang Maha Benar mengucapkan salam kepadamu,” kemudian ia berkata, “Bacalah!

Apa yang harus kubaca?”

Bacalah: “Maka datanglah sesudah mereka pengganti (ummat sesudahnya) yang menyia-nyiakan sholat dan memperturutkan hawa nafsunya, mereka kelak akan menemui kesesatan.” (QS. Maryam, 19:59)

Diriwayatkan pula bahwa amal yang pertama kali diperhatikan oleh Allah adalah sholat. Jika sholat seseorang cacat, maka seluruh amalnya akan ditolak.

Rasulullah SAW bersabda: “Wahai Abu Hurairah, perintahkanlah keluargamu untuk sholat, karena Allah akan memberimu rezeki dari arah yang tidak pernah kamu duga.”

Atha’ Al-Khurasaniy berkata, “Sekali saja seorang hamba bersujud kepada Allah di suatu tempat di bumi, maka tempat itu akan menjadi saksinya kelak di hari kiamat. Dan ketika meninggal dunia tempat sujud itu akan menangisinya.

Rasulullah SAW bersabda: “Sholat adalah tiang agama, barang siapa menegakkannya, maka ia telah menegakkan agama, dan barang siapa merobohkannya, maka ia telah merobohkan agama.” (HR. Imam Baihaqi)

Barang siapa bertemu Allah sedang ia mengabaikan sholat, maka Allah sama sekali tidak akan mempedulikan kebaikannya.” (HR. Thabrani)

Barang siapa meninggalkan sholat dengan sengaja, maka terlepas sudah darinya jaminan Muhammad.” (HR. Imam Ahmad dan Baihaqi)

Allah telah mewajibkan sholat lima waktu kepada hamba-Nya. Barang siapa menunaikan sholat pada waktunya, maka di hari kiamat, sholat itu akan menjadi cahaya dan bukti baginya. Dan barang siapa mengabaikannya, maka ia akan dikumpulkan bersama Firaun dan Haman.” (HR. Ibnu Hibban dan Ahmad)

*Wasiat ini mudah-mudahan sangat bermanfaat buat kita semuanya umat Islam. Tugas kita semua untuk saling mengingatkan sesama Muslim akan pentingnya Sholat!

Jazakumullah khair telah membaca, Mohon bagikan pada yang lain, Semoga jadi amal ibadah anda.

Loading...