Tiga Rumah Seperti Ini Tidak Akan Dimasuki Malaikat

Tiga Rumah Seperti Ini Tidak Akan Dimasuki Malaikat

author photo
Tiga Rumah Seperti Ini Tidak Akan Dimasuki Malaikat


Para malaikat diciptakan dari cahaya untuk selalu memuji Allah SWT, taat akan perintah Tuhannya seperti memasuki setiap rumah agar diberi rahmat siang dan malam.

Mereka semua mencatat segala amal perbuatan manusia, yang nantinya akan dihisab atau ditimbang ketika Hari Akhir tiba.

Para malaikat tidak saja mencatat segala amal perbuatan manusia, melainkan juga menebarkan kebaikan.

Misalnya malaikat Rahmat yang bertugas memberikan rahmat, memasuki tiap rumah-rumah dan mendoakan setiap keluarga yang ada di dalamnya.

Namun perlu diketahui tidak semua rumah dimasuki oleh malaikat Rahmat, karena ada beberapa kriteria rumah di mana malaikat Rahmat atau malaikat lainnya tidak mau masuk. Seperti dijelaskan dalam riwayat hadist berikut ini:

1. Rumah yang di dalamnya ada anjingnya. (HR. Muslim dari ’Aisyah).

2. Rumah yang di dalamnya terdapat gambar-gambar hewan. (HR. Bukhori).

3. Rumah yang di dalamnya terdapat lonceng. (HR. Muslim).

Lonceng yang dimaksud di sini adalah lonceng besar sebagaimana lonceng-lonceng yamng biasa ada di rumah ibadah lainnya.

Sementara itu, dikutip dari laman resmi Pondok Pesantren Tahfidz Alquran Darul Fikri Sidoarjo, terdapat hadist yang meriwayatkan bahwa para malaikat bekerja siang dan malam, turun ke bumi menjalankan perintah Allah untuk melihat perbuatan manusia.

Rasulullah SAW bersabda:

عن أَبي هريرة – رضي الله عنه – قَالَ: قَالَ رسول الله – صلى الله عليه وسلم: يَتَعَاقَبُونَ فِيكُمْ مَلاَئِكَةٌ بِاللَّيْلِ، وَمَلاَئِكَةٌ بِالنَّهَارِ، وَيجْتَمِعُونَ في صَلاَةِ الصُّبْحِ وَصَلاَةِ العَصْرِ، ثُمَّ يَعْرُجُ الَّذِينَ بَاتُوا فِيكُمْ، فَيَسْأَلُهُمُ اللهُ – وَهُوَ أعْلَمُ بِهِمْ – كَيْفَ تَرَكْتُمْ عِبَادي؟ فَيقُولُونَ: تَرَكْنَاهُمْ وَهُمْ يُصَلُّونَ، وَأتَيْنَاهُمْ وَهُمْ يُصَلُّونَ

Artinya: Dari Abu Hurairah Radhiyallahu’anhu ia berkata: Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda: “Para Malaikat di malam dan siang hari silih berganti mengawasi kalian, dan mereka berkumpul pada saat sholat Subuh dan sholat Ashar, kemudian para malaikat yang mengawasi kalian semalam suntuk naik (ke langit). Lalu Allah menanyakan kepada mereka – padahal Dia lebih mengetahui dari mereka -, : “Dalam keadaan apakah kalian tinggalkan hamba-hamba-Ku?” Mereka menjawab: “ Kami tinggalkan mereka dalam keadaan mengerjakan sholat, dan kami mendatangi mereka juga dalam keadaan mengerjakan sholat.” (HR Bukhari dan Muslim).

Lebih lanjut, kesimpulan yang dapat diambil dalam riwayat hadist tersebut, sebagai berikut:

1. Allah menciptakan malaikat dengan jumlah yang banyak, dan dengan berbagai macam tugas yang diberikan kepada mereka. Di antaranya adalah adanya dua malaikat yang bertugas mengawasi dan menjaga manusia 24 jam full secara bergiliran dan keduanya bertemu di waktu Subuh dan Ashar.

2. Kemuliaan sholat Subuh dan sholat Ashar karena kedua waktu tersebut merupakan waktu pelaporan amal setiap hamba kepada Allah SWT.

3. Para ulama menyimpulkan bahwa amalan manusia dilaporkan kepada Allah secara berkala, a. Harian : yaitu diwaktu shubuh dan ashar sebagaimana yang telah disebutkan hadist diatas, b. Pekanan: yaitu setiap hari Senin dan Kamis, c. Tahunan: yaitu ketika di bulan sya’ban.
Next article Next Post
Previous article Previous Post