Minta ‘Itu’ Tak Dikasih, Wanita Ini Dibacok Hingga Diseret di Aspal Oleh Suami Sendiri

Diposting pada

Seorang wanita menjadi korban pembacokan yang dilakukan oleh suaminya sendiri.

Peristiwa naas ini dialami oleh Lasmawati Sirait warga Jalan Masjid RT 09 RW 07, Susukan, Ciracas, Jakarta Timur pada Jumat (13/10/2017).

Minta 'Itu' Tak Dikasih, Wanita Ini Dibacok Hingga Diseret di Aspal Oleh Suami Sendiri

Lasmawati dibacok dan dipukuli oleh suaminya hingga babak belur dan diseret ke aspal depan rumah.

Karena teriakan dari korban, salah satu tetangga yang juga menjadi saksi mata Juni Darwin menolongnya.

Setelah kejadian tersebut korban langsung dilarikan ke rumah sakit.

Ada banyak fakta dalam kejadian pembacokan tersebut. Simak selengkapnya di sini!

1. Kronologi kejadian

Lasmawati dibacok sendiri oleh suaminya pada Jumat (13/10/2017) petang.

Tetangga korban yang juga menjadi saksi mata mengungkapkan kronolgi kejadin tersebut.

Dirinya mengetahui adanya pembacokan setelah Lasmawati berteriak minta tolong.

Tak berapa lama, suara bentakan dari pelaku terdengar saat keras di hari Jumat petang tersebut.

Kemudian terlihat pelaku menyeret korban ke aspal depan rumahnya.

Warga yang melihat kejadian keji tersebut langsung berteriak kepada pelaku.

Namun, pelaku kabur dan beberapa warga yang meneriakinya tersebut mengejar pelaku yang diketahui bernama Arkon.

Setelah mendapati korban yang berlumuran darah dan babak belur, warga langsung membawanya ke Rumah Sakit Polri Sukanto.

Setelah diperiksan diketahui jika korban dibacok dengan menggunakan golok di bagian kepala tangan.

Serta luka lebam yang menunjukkan korban dipukuli dari diseret ke aspal.

Korban dipukuli dan diseret hingga tak sadarkan diri saat dibawa ke rumah sakit.

“Pihak keluarga hanya ingin pelaku ditangkap, karena telah melakukan perbuatan keji. Polisi sudah datang dan minta keterangan, korban kondisinya masih dirawat intensif di RS Polri Sukanto,” ungkapnya pada Sabtu (14/10) malam.

Terkait kasus tersebut, warga langsung melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Ciracas, Jakarta Timur pada Jumat (13/10/2017).

Polisi masih memeriksan beberapa saksi yang ada di dekat tempat kejadian, sedangkan pelaku dinyatakan masih buron.

2. Alasan Pembacokan

Setelah dibacok dan dipukuli hingga lebam, Lasmawati diseret ke aspal depan rumahnya.

Karena teriakan minta tolongnya, akhirnya warga tahu dan sigap menolongnya.

Kasus pembacokan tersebut ternyata bukan alasan.

Kanit Reskrim Polsek Ciracas AKP Entong mengungkapkan alasan yang mendasari pembacokan pelaku.

Ternyata Laswati sering mendapatkan perlakuan kasar dari suaminya tersebut.

Hal tersebut terungkap saat Lasmawati mengungkapkannya kepada anaknya Petru Timbul dan adiknya Juni Darwin.

Permasalahan yang mendasari tindak kekerasa dalam rumah tangga tersebut lantaran masalah ekonomi.

“Suaminya sering membuat korban merasa terancam jiwanya, terutama ketika keduanya terlibat cek-cok lantaran masalah uang,” tuturnya.

3. Pelaku Punya Tabiat Buruk

Masalah ekonomi yang menengarai pelaku tega membacok dan memukuli istrinya sendiri.

Tak hanya itu, ternyata Arkon, pelaku pembacokan dikenal mempunyai tabiat yang buruk.

Hal tersebut diungkapkan oleh adik korban Sunggul Hamongan.

Arkon ternyata mempunyai kebiasaan buruk yaitu sering berjudi dan memang terkenal kasar.

Namun, keluarga tak bisa ikut campur karena adat yang tidak memperbolehkannya.

Sehingga pihak keluarga hanya bisa diam ketika mendengar adanya permasalahan keluarga di antara mereka.

“Masalahnya si suami sering kalah main judi. Minta uang terus dan pada malam kejadian tidak dikasih. Minta STNK mobil, nggak tahu mungkin untuk jual mobil, langsung dilarang oleh istri dan tidak dikasih uang. Kemudian terjadi pembacokan dan teriakan akan membunuh korban saat itu juga,” ungkapnya.

Pihak keluarga korban, lewat adiknya berharap polisi bisa mengusut kaus tersebut secara tuntas.

Tak hanya itu, pihak keluarga juga ingin menuntut pelaku dengan dugaan kekerasan dalam rumah tangga dan penganiayaan berat.

Saat ini Laksmawati sudah menjalani visum di Rumah Sakit Polri Kramat Jati.

4. Kejadian Direkam Menggunakan Handphone

Peristiwa keji tersebut ternyata sempat direkam menggunakan handphone oleh tetangganya korban.

Eris Riswandi merekam kejadian saat Lasmawati diseret oleh suaminya dengan darah bercucuran dari tubuhnya.

Tak hanya mereka, ia juga memosting video tersebut di akun Facebook pribadinya pada Sabtu (14/10/2017) siang.

Eris memberi keterangan unggahan seperti ini.

“Tiba tiba ada yang minta tolong… Toloong tolooong saya dibacok. Ternyata si Mpok pemilik toko dibacok sama suaminya, warga pun berhamburan datang, sambil berlumuran darah si Mpok keluar minta tolong, sementara suaminya kabur. Warga pun melakukan pengejaran,”

“Kejadian nya di Jl. Masjid, Ciracas, Jakarta Timur. Jam 10 tadi malam 12/10/17.Kronologis belum diketahui karena Si Mpok keburu di bawa ke Rumah Sakit. Video 1: Saat warga mengejar Pelaku. Video 2: Saat sang istri dibawa ke RS.”

Sontak, postingan dari Eris tersebut mengundang banyak komentar dari netizen.

Netizen menghujat perlakuan keji yang telah dilakukan oleh pelaku.

Loading...