7 TKW Indonesia Meninggal Dunia, 23 Lainnya Luka Berat Setelah Alami Kecelakaan Maut

Diposting pada

Delapan pekerja pabrik dilaporkan tewas akibat kecelakaan bus yang terjadi di North-South Expressway, Negara Bagian Penang, Malaysia. Tujuh dari delapan korban jiwa dalam kecelakaan itu dilaporkan sebagai warga negara Indonesia.

7 TKW Indonesia Meninggal Dunia, 23 Lainnya Luka Berat Setelah Alami Kecelakaan Maut

Sebagaimana dikutip dari The Straits Times, Selasa (24/10/2017) kecelakaan tersebut terjadi pada hari ini sekira pukul 05.30 waktu Malaysia. Selain menyebabkan delapan orang kehilangan nyawanya, 23 orang lainnya menderita luka berat.

Kepala Polisi Distrik Seberang Perai Tengah, Nik Ros Azhan Nik Abdul Hamid, menjelaskan, ada 10 orang yang menderita luka ringan akibat kecelakaan di dekat Juru Tol Plaza tersebut.

Berdasarkan keterangan media setempat, pihak Konsulat Jenderal RI di Penang menyatakan, tujuh WNI jadi korban jiwa dalam kecelakaan itu. Para keluarga korban akan dikabarkan usai jenazah ketujuh WNI itu berhasil teridentifikasi.

Nik Ros mengatakan, laporan awal mengungkapkan bahwa kecelakaan itu melibatkan dua bus pabrik serta mobil van. Ketiga mobil itu membawa 40 penumpang, semuanya perempuan.

Ia menjelaskan, insiden ini berawal ketika salah satu bus menghentikan kendaraannya di bagian sisi kiri jalan tol karena kerusakan mesin. Mendadak, bus pabrik lainnya menabrak bus yang mengalami kerusakan mesin itu.

“Dampaknya membuat bus yang mogok (berpindah-red) ke sisi kanan jalan tol. Sebuah van pabrik di jalur yang sama kemudian ditabrak kedua bus tersebut,” ucapnya.

The Straits Times mewartakan, bus yang mogok itu membawa para pekerja yang berasal dari Indonesia dan Nepal. Mereka merupakan para pekerja Pabrik Sony. Sedangkan, bus lainnya berisi 15 pekerja yang berasal dari Pabrik Plexus.

Jenazah-jenazah para korban telah dibawa ke rumah sakit Seberang Jaya Hospital. Nik Ros menambahkan, dua korban yang berada dalam kondisi kritis saat ini dirawat di Penang Hospital.

7 TKW Indonesia Meninggal Dunia, 44 Lainnya Luka Berat Setelah Alami Kecelakaan Maut

Kantor Bernama mengungkapkan, jumlah korban meninggal dunia mencapai 8 orang.

Tapi, baru 5 korban yang diidentifikasi.

Sebanyak 7 jenazah dipastikan merupakan TKW Indonesia.

Tapi, baru 4 yang identitasnya dipastikan.

Mereka adalah Resi Tumangger, Yeni, Kris Pratiwi dan Serlia.

Peristiwa kecelakaan terjadi dini hari, tepatnya pukul 00.15 waktu setempat.

Dalam peristiwa ini, selain 8 korban meninggal, ada juga 8 korban lain yang dalam kondisi kritis. Sementara korban lain mengalami luka berat setelah alami kecelakaan maut.

Saat ini mereka dirawat di RS Pulau Pinang.

Para TKW Indonesia itu bekerja di sebuah pabrik elektronik Sony.

Para korbansedang menumpang bis karyawan menuju pabrik, untuk bekerja shift dini hari.

Bus kemudian menabrak bus dari pabrik yang sama, yang sedang berhenti karena mogok.

“Saya lihat banyak mayat bergelimpangan di tepi jalan raya setelah turun dari bus,” ujar seorang korban.

Sementara, seorang TKI, Rafizah (22), mengaku ada asap keluar dari bus sebelum kecelakaan terjadi.

“Saya tidak tidur dan saat dalam perjalanan, bus memang ngebut. Ada beberapa penumpang lihat asap keluar di bagian mesin, dan kami terus beritahu kepada sopir bus, tetapi dia masih terus menyetir bus semakin ngebut,”.

“Asap itu makin banyak malah ada api turut keluar dari bagian mesin, saya terus menjerit kepada sopir dan dia berhenti di tepi jalan sebelah kiri,”

“Lalu tiba-tiba bas kami ditabrak dari belakang,” katanya kepada Bernama semasa ditemui di Hospital Seberang Jaya (HSJ) di sini hari ini.

Menurut Rafizah, yang belum lama kerja di Malaysia, beberapa penumpang terpelanting keluar dari bus.

Rafizah yang duduk di bagian tengah ikut terpelanting hingga ke depan.

Para penumpang di bus itu menjerit dan menangis ketakutan.

Loading...