Sebelum Dibakar Hidup-hidup, Muhammad Al Zahra Berungkali Teriak: ‘Aku Nggak Maling’

Diposting pada

Apa yang terjadi kepada Muhammad Al Zahra alias Ajoy  (30) sungguh mengenaskan, Ia merupakan seorang pria yang diduga mencuri amplifier dari sebuah mushola, di Babelan, Kabupaten Bekasi.

Sebelum Dibakar Hidup-hidup, Muhammad Al Zahra Berungkali Teriak: 'Aku Nggak Maling'

Sebelum Dibakar Hidup-hidup, Muhammad Al Zahra Berungkali Teriak: ‘Aku Nggak Maling’, Namun massa yang sudah beringas tidak memperdulikan kata-kata yang terlontar dari mulutnya.

Ia diduga mencuri amplifier di mushola Al-Hidayah, Desa Hurip Jaya, Babelan, dikeroyok dan dibakar hidup-hidup oleh massa tepat di Pasar Muara Bakti, Babelan, Selasa (1/8/2017), sekitar pukul 16.30 WIB.

“Dia (pelaku) bilang kalau nggak maling. ‘Saya nggak maling’ dia seringnya bilang itu,” ujar seorang pemilik toko di Pasar Muara Bakti, Noval, yang menyaksikan kejadian tersebut.

Dia melanjutkan, massa yang menghakimi tidak percaya meski almarhum sudah berulang kali mengatakan dirinya bukan pencuri.

Di tengah massa yang menghakiminya, kata Noval, terdengar salah satu orang yang menimpali “Halah.. Maling mana ada yang mau ngaku.”

“Banyak juga warga yang teriak ‘Bakar aja, bakar aja.’ Sempat ada yang mau amanin tapi kalah jumlah,” kata Noval.

Almarhum Muhammad Al Zahra awalnya akan dibawa ke balai desa untuk diamankan.

Tapi jumlah warga yang ingin mengamankan MA kalah banyak dengan massa yang ingin menghakiminya.

Noval mengaku melihat Muhammad Al Zahra masih hidup ketika dipukuli warga.

Baca Juga:

Tubuh Muhammad Al Zahra mulai dibakar massa sekitar pukul 17.00 WIB, dan polisi datang ke lokasi sekitar pukul 18.00 WIB saat MA sudah meninggal dunia dengan tragis.

Loading...