Penuh Berkah! Masjidil Aqsa Miliki Sejuta Keistimewaan & Pahala Ibadah Dilipatgandakan

Diposting pada

Masjidil Aqsa dan Baitul Maqdis menjadi tempat yang diberkahi Allah SWT (Al Mubarok) sehingga banyak dikunjungi bahkan ditempati oleh para sahabat Rasulullah SAW maupun para pemikir Islam terkemuka.

Penuh Berkah! Masjidil Aqsa Miliki Sejuta Keistimewaan & Pahala Ibadah Dilipatgandakan

Dalam buku ‘Keutamaan Baitul Maqdis dan Masjidil Aqsa’, dijelaskan disana bahwa banyak kalangan sahabat, ulama sampai cendekiawan berkunjung ke Baitul Maqdis bahkan sampai menetap di sana. Sebut saja istri Rasulullah Shafiyyah binti Huyay, bekas budak pengumandang adzan setelah penaklukan Baitul Maqdis Bilal bin Rabah, Salman al-Farisi, Abu Hurairah, dan ratusan nama lainnya yang termasuk orang-orang beriman kepada Allah SWT dan Rasulullah.

Sedangkan dari kalangan para tabi’in (pengikut/murid dari sahabat Rasulullah) dan fuqaha (ahli fikih) terkemuka tak kalah banyak yang menetap, seperti Alam As-Syafi’i, Uwais al-Qarni, Rabi’ah al-Adawiyah, Ka’ab bin Adham dan ratusan tabi’in lainnya.

Dari kalangan khalifah (penguasa wilayah) yang pernah berkunjung adalah Umar bin Khattab, Muawiyah bin Abu Sufyan, Abdul Malik bin Marwan, Umar bin Abdul Aziz, Walid bin Abdul Malik, dan Sulaiman bin Abdul Malik. Mereka disebut-sebut sangat berkeinginan menetap dan menjadikannya sebagai ibu kota area kekhilafaannya sebagai pengganti Kota Damaskus.

Selain menjadi artefak Islam dan bukti perjuangan para nabi, Masjid Al Aqsa memiliki keistimewaan dan keutamaan yang diberikan oleh Allah SWT.

-Menjadi kiblat pertama umat Islam

Al-Barra bin ‘Azib dalam sebuah riwayat Bukhari dan Muslim menyatakan: “Dulu kami salat bersama Rasulullah SAW. Selama 16 bulan atau 17 bulan menghadap ke Baitul Maqdis. Lalu setelah itu kami salat beralih menghadap Ka’bah.”

Allah SWT menjadikan masjid tersebut sebagai kiblat yang pertama agar umat Islam mengetahui tempat yang penuh keberkahan dan mulia. Sehingga hikmahnya di Masjidil Aqsha dapat mempertautkan hati seluruh umat.

-Salah satu masjid yang namanya diabadikan dalam Al Qur’an

Masjidil Aqsa merupakan salah satu masjid yang namanya diabadikan dalam Al Qur’an, tepatnya dalam surah Al Isra ayat 1:

“Maha Suci Allah, yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al Isra : 1)

-Tempat Isra’ dan Mi’raj

Dalam Surah al-Isra’ ayat 1, Allah SWT berfirman: Maha Suci Allah yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al-Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda kebesaran Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

Rasulullah mengalami peristiwa Isra’ Mi’raj pada tahun 621 Masehi atau setahun sebelum berhijrah ke Madinah.

-Tempat pahala ibadah dilipatgandakan

Nabi Muhammad SAW bersabda seperti diriwayatkan dalam at-Thabrani dan al-Bazzar: “Salat di Masjidil Haram dilipatgandakan pahalanya hingga 100 ribu kali lipat, sementara salat di masjidku (Masjid Nabawi) dilipatgandakan 1.000 kali lipat, dan salat di Masjidil Aqsha dilipatgandakan 500 kali lipat.”

-Tempat bagi umat Islam yang istiqomah

Abu Umamah al-Bahili ra. berkata bahwa Rasulullah SAW pernah bersabda:”Senantiasa ada sekelompok orang dari umatku yang memperjuangkan kebenaran dan memerangi musuh mereka. Mereka tak peduli dengan orang yang tak sejalan hingga ketentuan Allah tiba dan mereka tetap teguh.”

Kemudian para sahabat pun bertanya: “Wahai Rasulullah, dimanakah itu?” “Mereka berada di Baitul Maqdis dan di sekitar Baitul Maqdis,” ungkap Rasulullah.

-Masjid Kedua yang Dibangun di Bumi

Dalam hadist Bukhari dan Muslim disebutkan, Abu Dzar RA meriwayatkan bahwa ia bertanya kepada Rasulullah SAW tentang masjid pertama yang dibangun di muka bumi, Rasul menjawab : ”Masjid Al-Haram.” Abu Dzar bertanya lagi, ”Selanjutnya masjid apa?” Beliau menjawab, ”Masjid Al-Aqsa.”

Abu Dzar bertanya lagi, ”Berapa lama jarak pembangunan keduanya?” Rasulullah SAW berkata, ”40 tahun.” Lalu Allah menjadikan bumi ini bagi kalian sebagai masjid. Oleh karena itu, kapanpun waktu shalat, lakukanlah shalat diatasnya, karena dia memiliki keutamaan.”

Dalam beberapa keterangan, Masjid Al-Aqsa pertama kali dibangun pada 2.500 tahun sebelum masehi (SM). Atas dasar kedudukan Masjidil Aqsha yang mulia tersebut, umat Islam menilai masjid tersebut sangat sakral. Bahkan Khalifah Umar bin Khattab ra. dan panglima perang Qadisiyah bernama Sa’ad bin Abu Waqqash ra. berihram untuk niat haji dan umroh dari sana serta memeliharanya sesuai petunjuk Rasulullah.

Loading...