Orang Ini Ancam Habisi Habib Rizieq Pakai Pembunuh Bayaran, Begini Reaksi Netizen

Diposting pada

Jagad dunia maya dikejutkan dengan pengakuan seorang netizens bernama Nathan P Suwanto. Postingannya di akun Twitter akhir April lalu membikin geger. Secara terang-terangan, Nathan berencana bakal menghabisi sejumlah politisi, aktivis dan ulama.

Orang Ini Ancam Habisi Habib Rizieq Pakai Pembunuh Bayaran, Begini Reaksi Netizen

Yakni, Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab, Anggota DPD RI, Fahira Idris, Aktivis Buni Yani, serta Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah dan Fadli Zon.

“If You Know of a way to Crowdfund Assasins to kill Fahira Idris, Fadli Zon, Fahri Hamzah, Habib Rizieq, Buni Yani and friends, lemme know,” cuit dia akhir April kemarin. Dia laman profil Twitter-nya, Nathan mengaku sebagai seorang profesional di bidang IT.

Entah bercanda atau apa maksud Nathan memposting hal seperti itu. Yang jelas kini dia menghadapi laporan pidana.

Sementara, Buni Yani melalui akun Twitter @BuniYani menilai teror yang dilakukan Nathan sangat kasar. Bahkan, dia membandingkan dengan perangai Steven, lelaki yang juga menjadi sorotan lantaran mengina Gubernur Nusa Tenggara Barat.

“Ada yang mengancam membunuh saya, uni @fahiraidris, dan Pak @fadlizon. Lebih kasar dari Steven. Ini orangnya –> @NathanSuwanto. Laporkan,” ujar dia.

Hal serupa diutarakan Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon.

“Apa benar mau membunuh saya? Akan saya laporkan ke polisi,” kata Fadli di akun twitternya, @fadlizon.

Fadli mengatakan dirinya akan menempuh langkah tersebut supaya siapapun yang ada di negara Indonesia yang berlandaskan hukum tidak seenaknya menyebar teror.

“Agar tidak seenaknya mengancam dan menyebar teror,” tegas Fadli.

Sementara itu, Wakil Ketua Komite III DPD RI Fahira Fahmi Idris tak habis pikir namanya disebut-sebut dalam sebuah cuitan di Twitter bernada ancaman. Fahira melaporkan pemilik akun Twitter @NathanSuwanto di Bareskrim Polri.

Orang Ini Ancam Habisi Habib Rizieq Pakai Pembunuh Bayaran, Begini Reaksi Netizen

Fahira melaporkan Nathan P Suwanto melalui kuasa hukumnya, Juju Purwantoro. Laporan yang dilakukan pada Senin (1/5) malam tadi diterima dengan nomor laporan LP/451/V/2017/Bareskrim, tanggal 1 Mei 2017.

“Cuitan Nathan P Suwanto mengandung ancaman kekerasan yaitu akan membunuh. Jelas di situ Nathan ajak pihak lain, siapa aja yang ingin melakukan pembunuhan orang yang dia sebutkan antaranya Fahira,” kata Juju di Bareskrim Porli, Senin (1/5) malam.

Cuitan yang dibuat Nathan, menurut dia, sangat melecehkan dan juga menghina. Di mana di dalamnya terkandung kata-kata yang tidak pantas untuk diucapkan, apalagi ditulis di media sosial yang dapat dilihat oleh semua orang.

“Atas dasar tweet tersebut dan sudah jadi domain UU ITE, dengan dasar itu kami laporkan ke Bareskrim,” ujarnya.

Dalam laporan tersebut, Fahira tampak tidak ikut hadir. Menurut Juju, Fahira sedang berada di luar kota untuk urusan dinas. Sedangkan disinggung soal permintaan maaf Nathan, Juju beranggapan bahwa permintaan maaf harusnya dilakukan secara langsung bukan melalui media sosial.

“(Nathan) Enggak ada upaya permintaan maaf secara langsung. Secara umum (medsos), dia (Nathan) anggap remeh masalah hukum,” ujarnya.

Orang Ini Ancam Habisi Habib Rizieq Pakai Pembunuh Bayaran, Begini Reaksi Netizen

Pantauan Kabarmakkah.com hingga tadi pagi, akun Nathan telah dihapus bersama postingannya. Namun, screeshoot profil Twitter dan cuitan kontroversialnya sudah kadung menyebar di dunia maya.

Netizen yang membaca berita ini pun memberikan berbagai reaksi dan komentar, Berikut diantaranya,

“Manusia seperti Nathan.P.Suwanto,Ahok,Steven.HS. harus diawasi oleh pihak yang berwajib (polisi), mereka ini sumber dan pencipta HOAX dan menyebar kebencian bisa merusak Kebenikhaan, serta persatuan,makanya hakim tanggal 9/5 hukum penista agama seberat-beratnya, sesuai hukum yang berlaku demi keadilan, kalau tidak bisa terjadi chaos di Jakarta.” akat akun Freddie Iskandar

“Kemungkinan Nathan itu seorang Ahoker. Untuk saja Fahri, Fahira, dan Fadli Son gak pake caranya sendiri untuk mencari dan menghabisi Nathan. Untung saja mereka masih hormati hukum, kalo gak, begitu banyak orang yg mungkin siap mencari si Nathan sampai ke lobang semut sekalipun.” tulis Syafrudin Amin

“MASALAH BESAR NEGARA INDONESIA SAAAT INI ADALAH……LEMAHNYA PENEGAKAN HUKUM, DAN HUKUM YANG TEBANG PILIH. KETIDAKADILAN SELALU MENIMPA UMMAT ISLAM……………. KOK…KOK…KOK.. LEMAHNYA PENEGAKAN HUKUM DAN PENEGAKAN HUKUM YANG TEBANG PILIH………………..bagaimana…. kita lihat nanti 9 MEI putusan hakim tt kasus penodaan agama oleh AHOK…… berani dak hukum ditegakkan dan putusannya adil atau tebang pilih…wait and see” ungkap Arpan Al-haj

“memang muka model kaya gini sering buat gaduh dinkri… seperti yang menghina gub. NTB kan ya kaya gini muakanya….! efek keoknya siohok junjungannya. mungkin pada stress tingkat tinggi….wk wk wk udah” tulis Riyan To

Baca Juga:

“itulah gaya mereka jika kalah bertarung, gue khawatir jika lama-lama bangsa asli nusantara akan jengah dan menghantam balikkk si mulut-mulut kotor pencaci dan pembunuh ini” tulis akun Jack Steve

Loading...